16 Desember 2011

Samawi

SamawiJudul   : Samawi
Pengarang  :
Tebal   :  158  hal.
Penerbit  : Birde Publishing
My Rating  :  3 of 5 Stars
 

Buku ini sesuai judulnya "Samawi" berkisah tentang persahabatan 3 orang yang berbeda agama .  Persahabatan lintas agama "Samawi" (agama--agama dari keturunan Nabi Ibrahim )yang berjuang dalam iman masing-masing  menghadapi berbagai peristiwa  dan   cobaan, mereka mencari harapan bahwa masih ada secercah perdamaian  diantara runcingnya perbedaan.

Persahabatan dimulai ketika mereka masih anak- anak  mengikuti  orangtua masing-masing tinggal di New York.  Zakaria anak Indonesia yang mengikuti ayahnya seorang diplomat, Yavin seorang anak Amerika keturuna  Yahudi dan Anthony anak pedagang kaya dari Indonesia. Dari nama dan asal mereka dapat diperkirakan agama apa yang mereka anut, ya ..Zakaria beragama Islam, Yavin penganut  Yahudi dan Anthony pemeluk Nasrani.

Walaupun tahu mereka berbeda tak ada masalah bahkan dengan keluguan dan kepolosan mereka  kadang menemukan persamaan -persamaan dari agama  meraka yang berbeda
Kadang sebagai anak mereka mempertanyakan dan membahas mengapa  agama mereka yang berasal dari satu keturunan tapi menjadi sangat berbeda  walapun  di beberapa bagian ada yang bersinggungan, dengan pengetahuan yang masih terbatas  mereka berusaha menipiskan perbedaan, kalaupun tidak bisa mereka akan tetap bermain sebagaimana remaja lainnya.    Selain mereka bertiga adapula  teman wanita yaitu  Aqila seorang  peranakan  Amerika-Irak yang menjadi teman yang menyenangkan bagi Zakaria. Sungguh persahabatan yang menyenangkan.

Tahun 1980  ketika  Zakaria berusia 14 thn....tibalah perpisahan itu, karena  ayah Zakaria telah selesai masa kerjanya di New York dan akan ditugaskan di tempat lain.  Perpisahan yang  tentu sangat menyedihkan bagi para remaja ini setelah menjalin persahabatan selama 7 tahun.

Zakaria kemudian belajar di pesantren milik kakeknya di Yogya, sedangkan ketiga temannya masih di New York untuk beberapa lama. Selama perpisahan kontak masih terjalin melalui surat (belum ada  email  apalagi FB ya ? ), walaupun kemudian ada masa mereka saling kehilangan jejak tapi tidak buat Zakaria dan Aqila karena ternyata  ada benih kasih  diantara mereka.

Seiring tahun berjalan  mereka menempuh kehidupan masing-masing; Anthony makin memperdalam  pengetahuan agamanya , apalagi setelah pastor yang menjadi panutannya tewas dalam suatu kerusuhan, keinginannya menjadi pastor bertambah kuat, walaupun terjadi pergulatan batin ketika menyangkut Kennedy, wanita yang selama ini menarik hatinya,  tapi keinginannya untuk  menjadi pastor menjadi pilihannya  bersamaan  dengan kepulangannya ke Jakarta karena usaha ayahnya mulai tidak menguntungkan.  Anthony masuk seminari ,  sekolah calon pastor.

Yavin  berkenalan dengan  Angela  tetangga baru  yang tinggal di bekas rumah Zakaria . Keduanya langsung akrab  mereka  berteman dekat sampai  memasuki jenjang perguruan tinggi  ada ketertarikan diantara mereka tapi Yavin sebagai  penganut Yahudi berprinsip  harus menikah dengan orang yang seagama,  sedangkan Angela adalah seorang Amerika yang walaun bukan  ateis tetapi tidak menganut agama apapun. Akhirnya mereka berpisah sementara karena Yavin  yang  akan melanjutkan sekolah rabbi harus memperdalam agamanya dulu di Israel..

Bagaimana dengan Zakaria? , dia melanjutkan pelajarannya  ke Mesir.  Pada musim gugur 1987 Zakaria tak dapat menahan kerinduannya pada Aqila, dia ingin kepastian , setelah  menghitung  uang simpanannya dia terbang ke New Have, Connecticut untuk menemui Aqila yang sedang kuliah di sana. Pertemuan ini memastikan hubungan mereka akan terus berlanjut.

Akhirnya Zakaria menikahi Aqila mereka tinggal di Indonesia sementara  Aqila  bekerja dan mengambil doktoralnya di Amerika, sehingga Zakaria sering bolak balik Amerika- Indonesia.  Yavin menikahi  Angela yang bersedia memeluk agama Yahudi,  sedang Anthony  menjadi seorang Pastor yang  mengabdikan dirinya di daerah-daerah terpencil.

Thn. 2001..Zakaria bersama anaknya  Sahara  menjemput istrinya ke  Amerika,  mereka langsung ke New York sedangkan Aqila masih berada di Boston dan segera terbang ke NewYork,  mereka telah merencanakan pertemuan itu tapi …peristiwa  itu terjadi  Angela  mengalami kecelakaan   dalam sebuah tragedi   yang  sangat mengerikan… ( tragedi apakah itu ? ..silakan tebak, sudah diberi  ‘clue’  :D )

Zakaria  terguncang karena kejadian  ini, terpuruk dalam kesedihan yang dalam.

Zakaria  akhirnya aktif berorganisasi kembali. Kemampuannya memimpin dengan pengetahuan agama yang luas menjadikan suaranya didengar oleh jamaah maupun rekan. Saat terjadi kekacauan dan pertentangan  antar umat beragama , maka Zakaria Hermawan selalu diminta berbicara untuk menenangkan umat. Ia sering pergi ke pelosok-pelosok negri  bebicara tentang toleransi dan kerukunan. Karena kegiatannya  inilah dia bisa bertemu kembali dengan Anthony  yang sebagai pastor berpengalaman di daerah terpencil sering dimintai pendapat tentang kerukunan beragama

Pertemuan yang mengharukan…  kemudian mereka menemukan jejak Yavin melalui internet  ( nah mulai ada situs pertemanan ) ..Beberapa bulan kemudian mereka  menunggu kedatangan Yavin di Bandara Sukarno-Hatta. Pertemuan  penuh nostalgia yang  memberi rasa haru dan bahagia.

 Cerita selanjutnya seharusnya dapat memberi  kejutan   bagi pembaca, sayang  penulis ( entah disadari atau tidak ) memberi ‘clue’  yang dapat ditebak oleh pembaca  yang  jeli..
                  

---------------------------------------------------------------------------------------------

Ide cerita yang menarik  dan pesan yang jelas,  sayang pembahasan  hanya di  permukaan dan jalan cerita  terasa  kurang  ‘menggigit’, ibarat makanan  yang sering kita temui  kurang variasi tapi dikasih bumbu  enak  sayang bumbunya cuman di atasnya saja tidak sampai meresap  jadi kurang ‘yummy ‘ :D


Mungkin nanti akan ada lagi yang membuat novel dengan pesan  sama dengan penyampaian lebih mendalam  tapi jangan sampai  terasa menggurui seperti  kebanyakan novel dakwah  yang marak beberapa waktu yang lalu ... !






01 Desember 2011

Selingkuh : Kumpulan Puisi

Selingkuh: Kumpulan PuisiJudul  : Selingkuh : Kumpulan Puisi
Penulis : A. Slamet Widodo
Tebal :  167 hal.
Penerbit : Precil Production
My rating : 3  of 5 Stars


Saya tidak piawai mengapresiasi  puisi, tapi bisa menikmati yang dapat dimengerti oleh pikiran dan dapat dihayati oleh perasaan saya.

Menurut Sapardi Djoko Dhamono dalam kata pengantarnya; Slamet Widodo mengambil gaya glenyengan dalam puisinya. Ada perbedaan antara sindiran dan glenyengan, sindiran disampaikan dengan tidak langsung sedangkan glenyengan  lebih terbuka , isinya merupakan 'hiburan' yang menyampaikan 'pesan'  yang tidak selalu bebas dari ambiguitas.



Slamet Widodo menulis kumpulan pusinya dengan tema fenomena sosial,kemasyarakatan. Tidak memakai isyarat atau pertanda sebagai pilihan kata, kata2nya banyak yang jenaka, hiburan yang menyampaikan pesan.



Tentang SELINGKUH...

.................
lelaki ketika berselingkuh
ada yang sukan jajan sate
ada yang suka piara kambingnya
ada yang tak suka sate
juga tak suka piara kambingnya
tapi tiba-tiba menghamili pembantunya !

Pada dasarnya lelaki pingin selingkuh
ada yang tak berani
karena takut istri
ada yang tak berani
karena takut dosa tak terampuni
ada yang tak berani
karena pipitnya tak bisa bernyanyi
.............................. 

AA JUGA MANUSIA...
................

Kasus Aa adalah credit point buat suami
"Aa saja bisa khilaf apalagi kami para suami"


para suami salut pada aa
karena ternyata selera aa bagus
cantik tinggi seksi
seperti selera kebanyakan lelaki
seperti selera para suami

NEGARA MEMISAHKAN MEREKA...
........................
Negara mewajibkan warganya
bila kawin dapat akte perkawinan syaratnya menganut agama
yang ditentukan oleh negara
bagi pengikut aliran kepercayaan
kandang resmi yang bernama pernikahan
itu hanyalah impian
itu hanyalah khayalan


PALU KEADILAN

Ketika pekerja pukulkan palu
tembok bata hancur jadi debu
palu pekerja hasilnya pasti dan tentu

ketika hakim ketukan palu
tembok keadilan adakah di situ ?
belum tentu
...............................


TEMPE

Dianggap sepele
manfaatnya gede
bahan bakunya kedele
diberi ragi menjadi tempe

Orang Jawa menemukan
orang Jepang mematenkan
kita bingung kan?

.....................................























02 November 2011

Vita Brevis

Judul :  Vita Brevis : Sebuah Gugatan dari Cinta
Penulis  :
Penerjemah : VAM Kaihatu
Tebal  :  154  hal.
Penerbit : Jalasutra
My Rating : 3,5 of 5 Stars



Vita brevis est, Floria  ...    Suka banget kalimat ini :).

Buku ini sebetulnya mungkin tidak seutuhnya sebagai karya  Jostein Gaarder karena dia menerjemahkan surat  panjang yang ditemukan ketika musim semi 1995 mengunjungi  sebuah pameran buku   di Buenos Aires, Argentina. Dia tertarik  ketika melihat sebuah kotak arsip merah dengan label Codex Floriae, yang ternyata berisi  surat dari seorang perempuan (dibuat pada abad ke 5)  yang bernama Floria Aemilia kepada mantan kekasihnya  yang dia panggil Aurel -  lebih dikenal dengan nama Santo Agustinus - seorang Bapak gereja yang sangat berpengaruh .  ( Awalnya Gaarder ragu akan keasliannya tapi setelah diperiksa dia yakin bahwa manuskrip itu asli )
  Surat ini berupa tanggapan untuk  buku “Pengakuan” ( The Confession ) yang dibuat oleh Santo Agustinus.  The Confession berisi pengakuan dari Agustinus bahwa dimasa lalunya dia pernah menjalin kasih dan  mempunyai anak dari seorang  perempuan yang tidak dia sebutkan namanya. Diperkirakan Floria inilah perempuan yang dimaksud.
Floria tidak hanya menggugat pandangan pribadi Santo Agustinus tetapi juga persoalan iman, makna hubungan, dll. ( Secara kebetulan aku baca buku ini setelah baca buku lain yang sama-sama mempermasalahkan cara beragama walaupun dengan konteks  dan cara penyampaian yang sangat berbeda )


Vita brevist est  Floria  ( Hidup ini singkat Floria )
Kalimat inilah yang sering diucapkan oleh Santo Agustinus kepada kekasihnya Floria.
 “Hidup ini singkat Floria, jadi kita harus mencari sesuatu yang abadi.”
Karena ingin mencapai sesuatu yang abadi ini lah  Agustinus pun meninggalkan Floria untuk Tuhan dan pengendalian diri.

Floria ingin agar suaranya pun didengar oleh gereja
Bagi Floria seharusnya Tuhan tidak kejam.


Banyak sekali kalimat-kalimat  dan ungkapan  indah yang ditulis oleh Floria.
Sangat mengagumkan Floria seorang perempuan yang hidup pada abad 5 mempunyai pikiran yang sangat pintar, melampaui masanya , dia  mampu mengutarakan  pikiran-pikirannya dengan  cerdas , penuh  makna dan  diutarakan  dengan bahasa yang  indah.
Buku ini mungkin bisa menimbulkan kontroversi atau meninggalkan sejumlah pertanyaan, bisa saja sangat menarik atau tidak sama sekali.

Aku setuju dengan Floria bahwa  :"begitu banyak kepala begitu banyak pendapat". Tapi yakinlah " Tuhan itu baik dan tidak akan menyakiti makhluk ciptaanya".



27 Oktober 2011

Blogger Buku

Selamat Hari Blogger Nasional 27 Oktober 2011
Walaupun dari sisi umur saya sudah  termasuk  'senior' tapi sebagai blogger buku saya 'anak bawang', karena baru  ( berani-beraninya )  bikin blog buku sejak 6 bulan yang lalu terinspirasi oleh teman-teman GoodReads yang tergabung dalam Blogger Buku Indonesia dan sudah piawai dalam dunia ini . Jadi  harap dimaklumi kalau seperti seadanya padahal sudah 'berjuang' semaksimal mungkin :),  tapi saya bangga sudah memulai, membuat saya  lebih rajin baca review orang lain dan setiap membaca selalu berniat untuk mereview dengan lebih lengkap.
Terimakasih buat yang sudah berkunjung ke tempat  saya  :D

Menjura hormat kepada para blogger buku ..



11 Oktober 2011

Louis Pasteur - Penemu Serum



Judul : Louis Pasteur
Penulis : Diah Ansorie 
Penerbit : Djambatan 
Tebal : 43 hal.
My Rating : 3 of 5 Stars

Louis Pasteur lahir disebuah desa kecil Dole di wilayah Bourgondia di kaki pegunungungan Jura bagian selatan Prancis. Pada thn. 1827 Ayahnya Jean Pasteur mengajak keluarganya pindah ke kota Arbois untuk mengembangkan usahanya sebagai seorang penyamak kulit.
Sejak kecil Louis adalah seorang anak yang tekun, walaupun di sekolah sering dihukum karena sering tidak menyimak tapi dia adalah anak yang cerdas, selain menyukai menggambar dia selalu mengamati hal-hal kecil disekitar yang selalu menimbulkan pertanyaan tapi tak pernah ada jawaban yang memuaskan karena memang di kota kecil itu tidak ada yang bisa memberikan penjelasan padanya.

Peristiwa yang tidak bisa dilupakannya ketika salah seorang tetangga digigit anjing hutan, seperti biasa setiap ada yang digigit anjing selalu dibawa ke rumah Jean Bonnet untuk diobati padahal dia bukan seorang dokter tapi seorang pandai besi, luka bekas gigitan anjing itu harus dibakar dengan besi panas. Itulah yang dilakukan mereka bila ada yang digigit anjing gila . Malam harinya Louis tidak bisa tidur pikirannya terus bertanya-tanya mengapa para dokter tidak berusaha untuk menemukan obat untuk penderita penyakit anjing gila.

Setelah menyelesaikan sekolah menengahnya, beberapa guru Louis menyarankan agar dia melanjutkan pelajaran ke Paris. Dengan uang yang ditabung bertahun-tahun Jean Pasteur segera mengirimkan Louis untuk mendaftar di perguruan tinggi di Paris, di sana dia terdaftar sebagai mahasiswa Ilmu Alam dan Kimia.
Berkat ketekunannya Louis lulus dengan angka gemilang dan segera diangkat sebagai asisten Prof.  Jean Baptiste Biot.

Louis Pasteur dikenal sebagai seorang sarjana yang paling tahan duduk di kamar Laboratorium,dia banyak menghasilkan penemuan-penemuan dimulai dari debu dan bakteri walaupun sering dicemoohkan oleh para ilmuwan lain tapi Louis tidak putus asa sampai berhasil membuktikan kebenaran penemuannya.

Thn. 1854 Louis melangsungkan pernikahan dengan Marie Laurent putri dari direktur universitas tempat ia memberikan kuliah di Strassburg. Marie banyak membantu dan memberikan semangat kepada Louis Pasteur. Sebagai istri seorang ilmuwan dan ibu dari lima orang anak, Marie laurent tak dapat dipisahkan dari kehidupan Louis Pasteur yang selalu sibuk itu.

Penemuan-penemuan Louis banyak berseberangan dengan para dokter pada waktu itu, apalagi karena dia dianggap bukan 'orang dalam' dunia kedokteran.
Pertama-tama ketika dia mengemukakan pendapat bahwa proses yang menyebabkan manusia menjadi sakit tidak berbeda dengan proses menjadi masamnya anggur dan susu yaitu bakteri yang datang dari luar. Pendapat ini tentu saja mendapat perlawanan dari para dokter karena bertentangan dengan pendapat Prof. Virchow seorang tokoh kedokteran dari Jerman yang sangat disegani oleh dunia kedokteran. Menurut Prof. Virchow manusia menjadi sakit karena dalam tubuhnya sedang terjadi 'revolusi dalam sel'. Louis Paster dianggap telah menghina Prof. Virchow. ia dianggap gila bahkan dituduh anti Tuhan.
Kemudian Yang paling menggemparkan ketika Louis menuduh bahwa para dokterlah yang menularkan penyakit pada pasiennya. Kenapa Louis berani menuduh demikian, karena pada waktu itu belum dikenal baju kerja dokter.Para dokter tidak pernah berganti pakaian setelah membedah pasien , jadi dengan pakaian yang bernoda darah langsung membedah pasien lainnya. Louis dituduh sebagai sarjana kimia sinting yang ingin diakui di dunia kedokteran.

Ketika Louis berhasil membunuh bakteri-bakteri yeng membuat anggur menjadi masam dengan pemanasan, mulai ada beberapa dokter yang tertarik dengan 'pensucihamaan' yang dlakukannya, salah seorang diantaranya ialah Joseph Lister dari London, Inggris. Joseph Lister mulai megerti mengapa pasien yang dibedahnya banyak yang meninggal. Ia kemudian mensucikan alat-alat bedahnya sesuai dengan anjuran Louis Pasteur. Terbukti banyak pasien yang tertolong jiwanya.
'Pensucihamaan' ini kemudian dikenal dengan 'Pasteurisasi', Joseph Lister mempopulerkannya dengan istilah kedokteran "Sterilisasi'.

Thn. 1861 dalam sebuah pameran dunia di Paris Louis Pasteur mendapat penghargaan atas Pateurisasi-nya. Anehnya penghargaan ini diterima bukan dari dunia kedokteran tapi dari dunia perindustrian.
Thn 1873 Louis mengumumkan penemuannya tentang bakteri. Namun apa yang dikemukakan terlalu 'modern'untuk diterima saat itu, sehingga dia dicemooh dan dianggap seperti badut, bahkan seorang dokter berkata; "Bahwa orang sakit harus disuntik dengan bahan yang dibuat dari bibit penyakit itu sendiri, adalah gagasan orang tidak berakal."

Hari Senin,tanggal 6 Juli 1885 adalah hari yang bersejarah, ketika dua orang dokter dan seorang wanita membawa anaknya bernama Joseph Meister yang digit anjing gila ke rumah Louis, anak itu sudah tidak ada harapan lagi untuk ditolong . Dr Grancher salah seorang dari dokter itu mengatakan bahwa inilah saatnya Louis untuk mencobakan serum penemuannya. Louis menatapnya seolah tak percaya, karena terus didesak akhirnya ia menyiapkan suntikan anti rabies. Tangan Louis Pasteur gemetar ketika dia melakukan penyuntikan pertama terhadap manusia. Ketika mendengar ini para dokter di kota Paris melakukan protes, tapi sudah terlambat,penyuntikan sudah dilakukan 12 kali. Ketika kabar kesembuhan Joseph Meister diumumkan membuat gempar dunia kedokteran. Nama Louis Pasteurpun menjadi buah bibir dimana-mana, bukan saja di Paris, tapi di seluruh Eropa bahkan Amerika.

Tahun 1888 laboratoriumnya berkembang menjadi Institut Pasteur, didirikan di beberapa kota di Eropa, termasuk di Indonesia yaitu di kota Bandung. (Orang Bandung pasti tahu lokasinya :D )

Pada tgl. 28 September 1895 Louis Pasteur menutup mata untuk selamanya didampingi oleh Marie Laurent istri tercinta. Jasanya bagi kesejahteraan umat manusia tetap terasa sepanjang masa.

28 September 2011

Perempuan Di Titik Nol ( Woman at Point Zero )

Judul  : Perempuan di Titik Nol
Judul asli : Woman at Point Zero
Penulis  : Nawal el Saadawi
Penerjemah : Amir Sutaarga
Penerbit : Yayasan Obor Indonesia
Tebal  :  156 hal.
My rating :  3 of  5 stars

Novel ini adalah hasil wawancara Nawal el Saadawi dengan seorang wanita penghuni penjara di Qanatir Kairo. Cerita  dengan seting Mesir  tahun 1960-1970 an   ini merupaka gugatan terhadap budaya patriarkat   yang  disadari  atau tidak kerap melecehkan kaum perempuan.

Firdaus seorang perempuan yang terlahir dari keluarga miskin, ayahnya hanya seorang petani buta huruf,  sering memukul istri dan merendahkannya. Setelah ayah dan ibunya meninggal dia diurus dan dibawa pindah ke Kairo oleh pamannya, tapi kemudian sang paman  tega ‘melecehkan’ Firdaus. Setelah pamannya menikah Firdaus dikirim ke asrama sekolah, di sana dia merasa terasing sampai dia menemukan tempat untuk melepaskan segala duka yaitu perpustakaan. Di perpustakaan sekolah Firdaus banyak membaca, dari sinilah dia  mulai mencintai buku, dengan membaca dia banyak tahu tentang kekuasaan kaum laki-laki. Setelah selesai sekolah ketika berumur 19 tahun,   karena dianggap beban  oleh pamannya dia dinikahkan  dengan Syekh Mahmoud yang jauh lebih tua darinya.  Suaminya mempunyai kebiasaan memukul Firdaus, pernah suatu ketika setelah dipukuli dengan muka dan badan memar dia pergi ke rumah pamannya untuk meminta perlindungan, tapi pamannya malah berkata bahwa semua suami memukul istrinya dan seorang istri yang bijak tidak layak mengeluh tentang suaminya. Kewajibannya adalah kepatuhan yang sempurna. Kemudian sang paman meyuruh Firdaus kembali pada suaminya.  Akhirnya Firdaus tidak tahan dengan perlakuan suami  lalu  dia kabur meninggalkan rumah.
 Orang-orang yang ditemuinya kemudian banyak  menambah kesengsaraan hidupnya sampai akhirnya dia menjadi pelacur. Perjalanan selanjutnya penuh dengan perjuangan yang tidak mudah karena selalu terbentur dengan lelaki dan kekuasaan sehingga menjadikan dia sebagai orang yang berpandangan sinis terhadap kaum lelaki.
 Firdaus wanita yang berkarakter kuat dan teguh, walaupun beberapa kali tepuruk dia selalu berusaha untuk bangkit kembali, sampai akhirnya karena membela diri dia membunuh Marzouk seorang germo yang memerasnya.

Ditempa oleh pengalaman  menyakitkan yang  menempatkan nya pada  titik yang paling rendah,  Firdaus berubah menjadi orang yang dapat menguasai dirinya sendiri bebas tanpa rasa takut untuk melawan dan membeberkan dosa orang-orang yang selama ini dianggap suci dan pahlawan oleh lingkungannya. Dia memilih tetap dihukum mati daripada meminta ampun kepada penguasa yang kotor.

Sungguh memilukan hidup dimana berlaku kultur patriarkat disertai kemunafikan yang dibungkus  religius yang merendahkan dan menyengsarakan kaum perempuan dan biasanya tidak ada yang berani protes karena telah dianggap sebagai suatu kebiasaan.
 Masih adakah hal yang demikian sekarang ini ( entah nyata atau terselubung) ?.  

 Mudah-mudahan cerita ini dapat menguatkan perempuan-perempuan yang mengalami hal yang seperti ini untuk memberikan perlawan dan menghargai dirinya sendiri , Semoga !

07 September 2011

Adriana : Labirin Cinta di Kilometer Nol


Judul  :  Adriana :Labirin Cinta di Kilometer Nol 
Penulis  : ,
Tebal :  400 hal.
Penerbit : Lingkar Pena Publishing House
My Rating : 3,5  0f 5 Stars



“Harinya adalah tiga hari setelah Fatahillah mengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Masanya sampai pada Perang Diponegoro. Namun orang-orang merana itu tahu, saat mati, jasad mereka akan merana terkubur jauh dari tanah tumpah darah mereka sendiri. Aku yang menunggumu adalah Adriana, pada mimpinya yang tak pernah mati.” 

 Itulah salah satu teka teki sejarah yang harus dipecahkan oleh Mamen agar bisa bertemu dengan  Adriana.
Buku ini mengisahkan  Cerita yang  unik karena merupakan perpaduan antara :  kisah cinta, 'pelajaran' sejarah dan misteri (bukan horor). Buku ini diceritakan oleh dua orang yaitu Fajar Nugros dan Artasya Sudirman dengan sudut pandang masing-masing mewakili dua tokoh yang berbeda (Mamen dan Adriana), 
Kisah tentang keajaiban cinta pertama yang tak pernah padam sejak di bangku SMA dan bagaimana memperolehnya kembali, keunikan tentang pengagum rahasia dipadu dengan teka teki sejarah dan misteri kejiwaan sang tokoh.

Tokoh utama dari cerita ini : Adriana, Mameen, Sobar, Chun Lie dan tokoh latar Maria antoinette, driana Van Den Bosch, Si Pitung,  Prof. Ansori, dll.
 Jalan menuju pertemuan Mamen dan Adriana selalu diawali dengan teka-teki terutama tentang Batavia, kita diperkenalkan  dengan ikon-ikon yang ada di Jakarta dan sejarahnya  seperti patung, musium ,   kuburan / makam   bahkan sampai tentang revolusi Perancis.
 Tanpa terasa kita diajak untuk mengulang pelajaran sejarah di SMA,  mengingatkan pada sistem Cultuurstelsel, Pangeran Dipinegoro, M.h. Thamrin, Fatahillah dan tempat-tempat bersejarah yang bertebaran di Jakarta  ,  mungkin sering kita lihat dan lalui tapi  belum mengetahui latar belakang sejarahnya atau bahkan  mungkin saja kita tidak tahu ada ikon atau tempat bersejarah seperti itu di Jakarta.

Penyampaian cerita dengan bahasa yang cepat dan mengalir ,bahkan kita bisa ikut larut untuk memecahkan teka-teki dan sandi,  walaupun ditengah cerita agak membosankan tapi secara keseluruhan kedua pengarang dapat membungkusnya dengan dialog yang apik dan kocak. 

Sangat jarang sebuah novel yang menampilkan keunikan dan 'keajaiban' sejarah, karena biasanya matematika atau pengetahuan alamlah  yang lebih sering dibahas. Tidak rugi membaca novel ini  sampai selesai  halaman terakhir

Novel tentang  kisah cinta yang lain dari biasa!

18 Agustus 2011

Mahabbah Cinta Rabi'ah al-Adawiyah

Judul  : Mahabbah Cinta Rabi'ah  al-Adawiyah
Penulis : ,
Penerbit :  Bentang
Tebal  : 184 hal.
My  rating  : 4  of  5 Stars


Ra'biah al Adawiyah adalah seorang Sufi wanita yang Lahir di Basrah Irak sekitar thn. 714 M.
Sebagian sufi menjadikan cinta sebagai ajaran pokok dalam tasawuf, khususnya ajaran Ra'biah adalah tentang Cinta Ilahi.
Sejak dia memperkenalkan ajaran ini, cinta Allah menjadi perbincangan kaum sufi . Sebelumnya yang menjadi perbincangan utama adalah khauf ( rasa takut ) dan raja' ( pengharapan ).

Ketika Rabi'ah melihat orang disekitarnya tekun beribadah karena takut terhadap siksa neraka dan sangat mendambakan kebahagiaan di surga, Rabi'ah berusaha meluruskan bahwa takut dan harap  itu bukan atas neraka dan surga, tetapi karena Allah SWT. 
Mendekatkan diri pada Tuhan bukan lagi tindakan mencari surga maupun neraka; tapi karena cinta. Kebesaran dan keagungan Tuhan bukan lagi kekuatan yang menakutkan, tapi keindahan abadi.
Ra'biah juga disebut sebagai orang pertama yang menjadikan Cinta Ilahi sebagai obyek utama puisi  yang  banyak berpengaruh dan diikuti  oleh sebagian besar  tokoh-tokoh sufi generasi berikutnya.


Aku mengabdi kepada Tuhan
bukan karena takut neraka...
bukan pula karena mengharap masuk surga ...
Tetapi aku mengabdi, karena cintaku pada-Nya


Ya Allah, jika aku menyembah-Mu
karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya
dan jika aku menyembah-Mu
karena mengharap surga, campakanlah aku darinya
Tetapi, jika aku menyembah-Mu,
demi Engkau semata, janganlah Engkau enggan
memperlihatkan keindahan wajah-Mu
yang abadi padaku

-----......------

Alangklah buruknya,
orang yang menyembah Allah
karena mengharap surga
dan ingin diselamatkan dari api neraka


Seandainya surga dan neraka tak ada
Apakah engkau tidak akan menyembah-Nya?

aku menyembah Allah
karena mengharap ridha-Nya
nikmat dan anugerah yang diberikan-Nya
sudah cukup menggerakkan hatiku
untk menyembah-Mu



..

Allah menutup hati makhluk-Nya
Dengan hijab yang sedemikian halus
Para ulama terhalang karena keluasan ilmunya
Para zuhud terhijab karena amalnya
Para hukama tak mampu menembus
karena kehalusan hikmahnya
Orang arif tak ada yang menghalangi karena mereka menempatkan hati
dalam cahaya cinta ilahi

 Puncak kemuliaan dan kenikmatan bagi batin manusia, tidak lain adalah menjangkau dan mengalami keindahan Cinta Ilahi.


05 Agustus 2011

Lajja


Judul  :  Lajja
Penulis : ,
Penerjemah :  ,  
Tebal     :  336 hal.
Penerbit :  Pustaka sastra. LKiS
My Rating : 3 of 5 Stars


Lajja  (dalam bahasa Bangladesh berarti malu)  ,adalah novel fiksi yang bersumber dari fakta  tentang 13 hari kehidupan keluarga Sudhamoy  di Bangladesh yang penuh teror dan ketakutan
.
 Bangladesh adalah Negara pecahan dari Pakistan, tepatnya di Pakistan sebelah timur. Bangladesh  berdiri pada th. 1971 mayoritas rakyatnya beragama Islam dan agama Hindu sebagai minoritas. Pada awalnya perbedaan ini tidak menjadi masalah  karena mereka sama-sama berjuang untuk kemerdekaan.  Tapi ketika thn 1977 UUD Bangladesh diubah dengan mencantumkan  Islam sebagai agama resmi, maka keadaan berubah kedamaian tidak dirasakan lagi

Adalah mesjid Babri di Ayodya India yang menjadi pangkal mulanya. Mesjid ini didirikan pada abad 16 oleh Mughal I Babur dengan menghancurkan bentuk asalnya yaitu sebuah kuil. Pada tanggal  6 Desember 1992  terjadi pembakaran mesjid Babri ini oleh umat Hindu.   Umat Islam membalasnya, terjadilah balas membalas. Umat Islam di Bangladesh melakukan pembalasan kepada umat Hindu yang ada di Bangladesh.  Harta benda mereka dirampas, rumah ibadah Hindu dihancurkan dan perempuan-perempuannya diperkosa.  Hal ini terjadi juga pada  Sudhamoy beserta istrinya Kironmoye dan dua anaknya Suranjan dan Maya.. Sudhamoy adalah seorang intelektual (dokter) beragama Hindu yang sangat nasionalis yang turut memperjuangkan kemerdekaan Bangladesh. .  Pada awalnya dia tidak percaya perlakuan itu akan dialaminya, sampai akhirnya keluarga itu mendapat terror dan  putrinya  Maya diculik dan diperkosa oleh para penjarah..  Akhirnya mereka ‘harus’ meninggalkan  negri tercinta.
Terjadi  kekacauan dan teror yang mengerikan sehingga umat Hindu banyak yang berimigrasi ke India dan Srilangka karena sudah merasa tidak aman di negaranya sendiri.

Taslima Nasrin bercerita dengan data yang detail sehingga seperti membaca sebuah berita dari koran dan agak mengerikan membaca kejadian-kejadiannya, sehingga mungkin inilah yang membuat beberapa pembaca muslim tersinggung. Bahkan Taslima Nasrin sebagai penulis cerita dianggap penghianat oleh pemerintah Bangladesh sehingga harus lari dan minta suaka ke negara lain.
Akan  tetapi  bila dicermati hal ini sebetulnya bisa ditujukan buat pemeluk agama apapun yang fanatik berlebihan sehingga menghalalkan segala cara bahkan melanggar ajaran agamanya sendiri.

Membaca buku ini bagiku memberikan pembelajaran bagaimana agar kita sebagai manusia beragama dapat berempati kepada kaum minoritas. Hal-hal yang dianggap biasa selama ini,- contoh kecil adalah pelajaran agama di sekolah 'negri' ( cerita di sini sama dengan pengalaman ku duluu) dimana anak yang beragama 'lain' boleh memilih diam di kelas atau ke luar ( tapi untuk  mendapat ranking di kelas nilai ini ikut dihitung jadi merugikan anak tsb.)- ternyata menurut Taslima hal demikian amat menyakitkan bagi yang mengalaminya, Apakah demikian juga dengan teman ku dulu ?

Jadi sebenarnya judul buku -Lajja ( malu ) - ini ditujukan kepada siapa ? Mungkin Tasalima Nasrin malu karena  kejadian seperti ini terjadi di negaranya atau  yang seharusnya paling malu adalah pemerintah Bangladesh yang tidak dapat memberikan perlindungan kepada warganya.


Kejadian-kejadian seperti yang ditulis Tasalima Nasrin dapat terjadi dimanapun dengan agama apapun apabila pemeluknya bersikap fanatik berlebihan sehingga dapat menimbulkan pertumpahan darah dan mengorbankan rasa kemanusiaan .


Di sampul akhir nya Taslima Nasrin menuliskna :
"Biarlah agama berganti nama menjadi Kemanusiaan"


Tak ada salahnya jika  mengutip kata-kata K.H. Mustafa Bisri : 
"Setiap semangat beragama harus diikuti oleh semangat memperdalam pengetahuan agama,karena kalau lebih besar semangat daripada pemahaman tentang agama malah akan menimbulkan masalah seperti yang selama ini sering terjadi di sekitar kita." 

Wallahu'alam

20 Juli 2011

Cecilia & malaikat Ariel ( Through A Glass Darkly )


Judul  : Cecilia & Malaikat Ariel 
Judul Asli : Through a Glass Darkly
Penulis  : 

Penerjemah : 
Penerbit :  Mizan
Tebal :  210 hal.
My Rating : 5 or 5 Stars


Kisah pertemuan antara Cecilia seorang gadis kecil yang sedang terbaring sakit dengan sosok malaikat bernama Ariel yang 'bertugas' sebagai pendamping anak-anak yang sedang sakit parah. Dialog diantara mereka walaupun diutarakan dengan bahasa sederhana seorang gadis kecil tetapi sarat makna yang bahkan mungkin tidak akan terfikir oleh orang dewasa sekalipun.
Mereka berdialog tentang bermacam hal : tentang bumi dan surga; tentang perbedaan antara sosok malaikat  dan manusia; tentang kehidupan, tentang keabadian,tentang surga bahkan tentang Tuhan.
Malaikat yang biasa kita bayangkan bercahaya dan bersayap di sini digambarkan kecil , berkepala botak dan tidak bersayap.
Malaikat dan manusia sama -sama makhluk Tuhan yang mempunyai ruh tapi tentunya mempunyai banyak perbedaan. Malaikat mempunyai pengetahuan luas, mengetahui apa yang terjadi di bumi dan bisa hidup sampai berjuta tahun tapi mereka tidak bisa tidur dan bermimpi dan karena tidak mempunyai indra maka malaikat tidak bisa membedakan rasa pahit, manis panas, dingin ,dsb.
Manusia terdiri dari darah dan daging sehingga bisa tumbuh dari kecil sampai dewasa sedangkan malaikat tidak, manusia mempunyai indra yang bisa mengecap dan merasakan nikmatnya makanan, enaknya tidur dan indahnya mimpi dan hal-hal ini yang membuat Ariel penasaran.
  Saya bersyukur  diciptakan sebagai manusia.!


-Mengapa kita diciptakan harus tidur ? Itulah cara kita beristirahat,menurut sebagian orang karena kita perlu bermimpi. 
"Banyak orang amat menderita, sehingga mungkin mereka sudah mati karena kesedihannya seandainya saja mereka tidak memimpikan sesuatu yang indah disela-sela penderitaan mereka." 


- "Apakah kau pernah bertemu dengan Tuhan ? 
Ariel : " Aku sekarang bertatap muka dengan sepotong kecil diriNya . apapun yang kulihat dan kubicarakan dengan sepotong kecil diri Nya , sama artinya aku melihat dan membicarakannya dengan Dia." 


- Manusia terdiri dari darah dan daging. “ Darah dan daging tidak lebih dari tanah dan air. Tapi , tuhan telah meniupkan sebagian ruh-Nya ke dalam dirimu. Karena itulah, ada bagian dirimu yang bersifat ilahiah.” ,


Bagaimana akhir kisah Cecilia, silakan membacanya ,  karena selain menarik ternyata  untuk memahami filsafat  tidak selalu harus sambil mengerutkan dah

11 Juli 2011

Wanita -Wanita Baik Cina : Suara-Suara Tersembunyi


Judul : Wanita-Wanita Baik Cina 
Judul Asli : The Good Women of China 
Penulis : 
Penerjemah : 
Tebal :   402 hal.
Penerbit : Alice saputra Communication
My rating :  4 of   5 Stars


Buku ini adalah buku kedua karya Xinran yang saya baca, buku pertamanya  adalah  Sky Burial. Keduanya menceritakan tentang kekuatan, ketabahan da ketangguhan wanita Cina dari sisi(cerita) yang berbeda.

Pada tahun 1980-an, Deng Xiaoping mulai berusaha untuk 'membuka' Cina, pada masa itulah yakni diakhir 1980-an Xinran medapat pekerjaan sebagai penyiar radio negara dan mendapat izin untuk memandu acara 'show telepon radio' yang beroperasi di dalam batasan sensor pemerintah, dengan tujuan untuk membantu kehidupan wanita Cina. Program ini diberi nama 'Kata-kata Dalam Hembusan Angin Malam'. Xinran tidak hanya menunggu telepon yang datang tapi juga mengunjungi tempat-tempat , lorong-lorong dan daerah terpencil agar bisa mendapat berita/cerita yang autentik dari sumbernya.  Acara ini diluar dugaan disambut antusias oleh masyarakat, hal-hal yang selama ini hanya menjadi kisah-kisah rahasia yang terpendam seperti mendapat saluran yang tepat. Banyak kisah para wanita Cina yang menyayat hati, di luar nalar manusia, atau bahkan membangkitkan ilham dan kekaguman.
Ada lebih kurang 15 cerita mengenai wanita-wanita Cina yang diungkapkan di sini, diantaranya :

-          Perjalananku Menuju  Kisah-kisah wanita Cina
Ada seorang pemuda yang menelpon Xinran dan mengatakan bahwa di kampungnya ada seorang  pria tua yang membeli seorang gadis muda yang mungkin korban penculikan. (Hal seperti itu kerap terjadi di sana) Pria  tsb memperistri  sang gadis muda, tapi karena takut istrinya kabur maka dia  mengikatkan rantai besi ke tubuh si wanita yang mengakibatkan pinggangnya luka-luka akibat gesekan rantai dan darah  telah merembes kebajunya. Ketika Xinran berniat membantu dan melapor ke Biro keamanan Publik Lokal,  polisi di sana mengatakan bahwa hal itu biasa terjadi dan ikut campur dalam persoalan ini adalah sia-sia. Menurut mereka di desa : ‘langitnya tinggi dan  kaisar berada jauh di sana ‘ artinya hukum tidak  mempunyai  kekuatan di  sana. Penduduk/petani hanya takut kepada  pihak berwenang local yang mengendalikan suplai  pupuk, pestisida, dan keperluan pertanian mereka. Memang akhirnya Xinran dapat membebaskan wanita itu dengan bantuan pimpinan depot pertanian desa. Ketika akhirnya Xinran membawa wanita itu pergi  kepala desa harus mengosongkan jalan agar bisa melewati penduduk yang marah dan mengutuk rombongan Xinran.

-          Wanita Bukit Teriakan
Thn. 1996 Xinran ditugaskan ke  daerah barat  Xi’an  di Cina Tengah perjalanan panjang ke dataran tinggi kering dan  berdebu dengan rumah-rumah gua di sisi bukit, tidak ada tanda air yang mengalir atau tumbuhan hijau.  Daerah termiskin yang pernah dilihatnya dimana  air merupakan hal yang sangat sangat berharga. Bukit Teriakan terletak  di lajur tanah di mana padng pasir melanggar batas dataran tinggi kekuningan. Sepanjang tahun angin berhembus, di tengah badai pasir yang menghalangi penglihatan penduduk yang bekerja keras di atas bukit harus berteriak untuk berkomunikasi  mungkin  ini latar belakang nama tempat ini.
Tempat ini benar-benar  tertutup dari dunia modern mereka tingal di rumah gua yang kecil dan rendah, dihuni oleh sekitar 20 keluarga.Para wanita  dihargai hanya dari ‘kegunaan’ mereka sebagai alat reproduksi , mereka adalah  ‘benda’ perdagangan paling berharga. Para  pria sering menukar 2 atau 3 anak gadis dengan seorang istri dari desa lain. Apabila satu keluarga miskin yang terdiri dari adik- kakak laki-laki  tanpa memiliki saudara wanita  untuk ditukar maka mereka membeli seorang istri bersama untuk melanjutkan keturunan. Dengan demikian mereka medapat dua keuntungan, karena siang hari si istri mengurus keperluan rumah tangga termasuk mengambil air dari tempat yang letaknya  di  bukit lain yang ditempuh  2 jam perjalanan dengan memikul ember,dan malam hari mereka bergiliran menikmati tubuh si wanita. Tidak ada rasa kasih sayang  bagi mereka keberadaan wanita dibenarkan oleh kegunaan mereka.
Ketika Xinran disuguhi  Mo roti datar yang kasar  (makanan istimewa mereka)dia diberitahu bahwa hanya para petani pria yang berhak memakannya, sedangkan para wanita dan anak-anak hanya makan bubur gandum encer sepanjang tahun sehingga mereka  terbiasa merasa lapar. Makanan kehormatan dan suguhan terbesar bagi wanita adalah semangkuk telur dengan gula dan air panas yang diberikan ketika mereka  melahirkan seorang bayi laki-laki.  Inilah prestasi  tertinggi  buat wanita.
Xinran menyadari suatu fenomena aneh di tempat ini yaitu ketika para wanita mencapai masa remaja atau sebayanya , cara berjalan mereka mendadak  menjadi sangat aneh. Mereka mulai berjalan dengan kedua kaki terentang lebar, berayun-ayun  seperti busur setiap melangkah . Akhirnya Xinran menemukan jawabannya  , ada 2 penyebab yang mengakibatkan para wanita berjalan seperti itu ( --saya ingin menjelaskan di sini  tetapi untuk menuliskannya kembali saya merasa pedih dan  ngilu).  Secara garis besar penyebabnya karena penanganan ketika menstruasi, mengandung & melahirkan ……….
Yang paling mencengangkan Xinran mengatakan bahwa dari ratusan wanita Cina yang diajak bicara selama hampir sepuluh tahun bergelut di bidang penyiaran dan jurnalisme para wanita Bukit Teriakan inilah satu-satunya wanita yangmemberitahukan  bahwa mereka.. bahagia.


 Ternyata banyak alasan mendiskriminasi kaum wanita,  di beberapa tempat ada diskriminasi mengatasnamakan agama dan di Cina  diskriminasi wanita atas nama adat kebiasaan dan juga ideologi…

Masih selalu terngiang di telinga : Surga di bawah telapak kaki ibu  !


02 Juli 2011

Kicau Kacau : Curahan Hati Penulis Galau


Judul : Kicau Kacau 
Penulis : 
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal :  344 hal.
May  rating : 3 of 5 Stars

Awal membaca tulisan ini tidak terlalu berharap banyak apalagi judulnya pakai tambahan 'Curahan hati Penulis Galau'  ditambah covernya yang kuning kinclong dengan gambar lucu agak maksa (tapi eye catching kali ya), jadi perkiraannya sebangsa buku diary yang lucu-lucu.
Ternyata Indra lebih cerdas dari yang saya kira ( maaf ya ) selama ini saya mengenal Indra Herlambang hanya sebagai presenter 'gosip' dan belakangan tahu bahwa dia bisa akting dan kalau tidak salah 'menari' juga.
Di buku ini Indra 'berkicau' tentang bermacam hal dengan bahasa anak muda yang renyah tapi ternyata selain mampu mebuat tersenyum, tertawa juga menyentil,menyentuh emosi dan mengingatkan pembacanya.

Buku ini dibagi dalam 4 kelompok yaitu :
I. Kicauan Tentang Gaya Hidup, Hidup Gaya, dan Hidup enggak ya ?
II. Kicauan tentang Single, In Relationship, atau It' Complicated
III. Kicauan Tentang jakarta, Indonesia,dan Kesehatan Jiwa
IV. Kicauan tentang Keluarga

Semua tulisan diawali dengan Status Twitter, ada yang mengena, ada yang lucu, ada juga yang tidak  nyambung, dan ditutup dengan kata-kata yang membuat kita terharu,berpikir, merenung atau biasa saja.

-ah ternyata kita sering mebuat penjara untuk diri kita sendiri :
Aren't we all trapped in our littlep 'prison'? jobs, relationship, daily routines. If we can't break free. It's time to decorate them. ( Siapa yang ada di dalam Penjara?)

- Saya jadi inget dulu waktu kecil juga suka pura-pura sibuk kalau disuruh nginjek-nginjek bapak ( Menginjak-injak Bapak Ibu )

- kalau semua hal kelihatan buruk, jangan-jangan yang salah matanya ( Mengandalkan Mata untuk Menghakimi Tanpa Membiarkan Hati ikut Bicara )

Indra  membantu kita menemukan ha-hal remeh yang selama ini dianggap biasa menjadi lebih berharga.
Inilah Kicauan ringan dengan bahasa anak muda tapi cerdas dan menggelitik, maaf kalau pada awalnya saya salah menilai.


20 Juni 2011

Tea for Two


Judul   : Tea for Two
Penulis : 
Tebal : 312 hal.
Penerbit  : Gramedia Pustaka Utama
My  rating :  3 of 5 Stars

         Tea For Two adalah nama sebuah perusahaan biro jodoh yang dimiliki oleh seorang wanita muda yang energik dan menarik bernama Sassy.

Sebagai seorang pemilik perusahaan , Sassy pastinya menginginkan hal yang terbaik untuk para kliennya mulai dari menjalin hubungan awal sampai masa pernikahan dan itu terbukti dengan semakin berkembangnya perusahaan dan semakin banyak klien yang berhasil diantar sampai ke jenjang pernikahan.

 Keberhasilannya dalam mengelola perusahaan ternyata   tak terjadi dalam kehidupannya sendiri.
Pernikahan yang sempurna dalam bayangannya tak sesuai dengan kenyataan yang dijalaninya. Masa pacaran yang romantis dengan Alan seorang pemuda tampan dan mapan yang dikenal lewat kliennya ternyata bertolak belakang dengan yang dialami pada masa pernikahan, bahkan sejak awal  pernikahan. Perlakuan Suami yang melecehkan baik secara fisik maupun mental telah dapat membalikan dunia Sassy. Perlakuan KDRT  ( Kekerasan dalam rumah tangga ) berupa kekerasan fisik dan mental ternyata dapat mengubah sikap dan pribadi seorang Sassy yang optimis dan penuh percaya diri menjadi pribadi yang lemah dan selalu menyalahkan diri sendiri. Sassy menjadi wanita yang tidak berdaya dalam menjalani hidup.

Berkat bantuan dan dorongan semangat dari para sahabat;  Naya, Nita, Rose, ibu tercinta dan bantuan terapi dari orang profesional dan teman-teman  yang mempunyai pengalaman yang hampir sama dalam berumahtangga, perlahan-lahan Sassy dapat mengembalikan rasa percaya diri dan semangat hidupnya sehingga muncul keberanian  dan  siap untuk bercerai dengan suami dan bangkit untuk mulai hidup baru lagi.

Apa yang istimewa dalam buku ini?

Walaupun cara  Clara Ng bercerita  dan jalan cerita dalam buku ini  biasa saja  tidak terlalu istimewa , namun ada yang bisa menyadarkan kita bahwa :

 * Ternyata sahabat-sahabat  Sassy lah yang membantunya keluar dari keterpurukan. Teman  yang baik adalah yang ada  dan siap membantu saat kita membutuhkan. - Itulah gunanya teman-

 * Perlakuan / pelecehan / KDRT dari orang terdekat akan sangat membahayakan  fisik dan terutama mental korban apalagi jika hal itu dilakukan terus menerus. Biasanya korban KDRT akan merasa  malu bila hal ini diketahui orang lain karena merasa hal ini sebagai aib keluarga. Pada kenyataannya hal ini banyak terjadi disekeliling kita, tanpa diketahui oleh orang sekitar, latent dan memang ada.

Apa yang harus kita perbuat jika mengetahui hal ini terjadi pada orang yang ada disekitar kita ? Terpanggilkah untuk membantu ?

13 Juni 2011

The Winner Stands Alone ( Sang Pemenang Berdiri Sendirian )



Judul  :  The Winner Stands Alone
Penulis :Paulo Coelho
Penerjemah : Roesemary Kesauly
Tebal  : 472 hal.
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
My rating :  4 of 5 Stars



Cerita di buku  ini mengajak untuk merenungkan kekuatan mimpi-mimpi kita serta nilai-nilai yang kita gunakan untuk mengukur diri sendiri.  Berbeda dengan karya Paulo Coelho yang lain "The Alchemist" yang berseting daerah gurun yang kering serta minim menyebutkan nama tokoh, di buku ini berseting tempat  mewah dan glamor serta bertaburan nama-nama sehingga kadang harus membuka lagi halaman sebelumnya untuk mengingat siapa tokoh yang sedang dibicarakan.

Igor mantan militer Rusia yang pernah terjun ke kancah perang di Afganistan, setelah perang usai dan Rusia telah terbuka Igor  menjadi pengusaha telekomunikasi yang kaya raya. Kesibukan sebagai pengusaha dan sifat yang misterius membuat kehidupan rumah tangganya kacau sehingga dia ditinggalkan oleh Ewa istri yang sangat dicintainya. Ewa pergi dan menikah dengan seorang designer kenamaan bernama Hamid Hussein yang juga sangat mencintainya.

 Cerita berlanjut ke Cannes Perancis karena Igor tahu bahwa Ewa dan suaminya akan pergi ke sana . Igor ingin memberikan 'pesan' kepada Ewa. Berlatar belakang Festifal Film Cannes ini lah cerita petualangan berlangsung. Di sini berkumpul orang-orang terkenal, sukses dan kaya raya dengan berbagai alasan dan bermacam tujuan, dari yang baru melangkah ingin menjadi bintang, yang sedang terkenal maupun yang sudah mulain meredup tapi  tenyata kesuksesan dan keterkenalan mereka berbanding terbalik dengan kehidupan pribadi yang penuh persaingan, kelicikan, kekhawatiran dan kesepian yang menimbulkan kebahagiaan semu. Disanalah Igor betemu dengan Olivia, Gabriela, Jasmine, Javits,Cristina, dll. Kemudian terjadi serangkaian pembunuhan  yang ditengarai sebagai pembunuhan berantai.
Hebatnya beberapa pembunuhan dari awal sampai akhir cerita hanya berlangsung dalam waktu 24 jam.

Membaca cerita ini mengingatkan pada cerita Sidney Sheldon atau Agatha Christie yang agak berbeda di sini kita sudah dikenalkan dengan pembunuhnya dan mengikuti proses pembunuhan sejak awal dari sisi pelaku, polisi lah harus menebak siapa pembunuhnya. Apakah pembunuhnya tertangkap atau siapakah yang bertahan; siapakah pemenangnya yang pasti siapapun pemenangnya dia berdiri sendirian, kesepian, kebingungan.

Sebenarnya tidak ada yang namanya 'satu-satunya kesempatan', kehidupan selalu memberimu kesempatan lain




10 Juni 2011

Guru-Guru Keluhuran

Judul : Guru Guru Keluhuran
 Penulis :  St. Sularto
Penerbit :  Kompas Media Nusantara
Tebal :  311 hal.
My rating:  3 of 5 Stars

Cerita perjalanan hidup  dari 23 tokoh Indonesia yang mengalami 3 Zaman, yaitu : Zaman penjajahan Belanda (diselingi Inggris ), zaman penjajahan Jepang dan Zaman kemerdekaan. 

Masing-masing tokoh menceritakan sendiri kisah hidupnya, tapi tidak semua bisa berkisah dengan menarik sehinga  ada yang dilewati  ketika membacanya, mungkin karena memang bukan penulis cerita, walaupun begitu ada juga bebarapa yang menarik untuk dibaca dan bisa memberikan masukkan yang bermanfaat buat pembacanya.


Para tokoh ini dapat meraih impian mereka berkat perjuangan hidup dan keberhasilan dalam menempuh pendidikan tinggi ( ternyata memang pendidikan sangat perlu).rata-rata dari para tokoh ini berlatar belakang mapan,mempunyai orang tua yang terpandang dan mempunyai pandangan jauh ke depan sehingga nerasa perlu memberikan pendidikan yang terbaik walaupun pada masa sulit dan banyak rintangan.  Hanya beberapa yang berjuang juga untuk kehidupan materinya, mereka bersekolah sambil berusaha mencari nafkah untuk kehidupan diri dan keluarganya, diantaranya Ciputra, dari sinilah mungkin terasah bakat entepreneurnya.  

Menarik membaca cerita pada masa penjajahan Belanda, perghinaan dari bangsa Belanda yang menyamakan orang pribumi dengan anjing sehingga tidak diperbolehkan memasuki tempat-tempat tertentu, sangat menyinggung perasaan mereka, memicu rasa marah dan pada akhirnya menimbulkan rasa kebangsaan, rasa nasionalisme mereka.


Yang menarik pendapat dari Bapk. Daoed Joesoef tentang pendidikan saat ini :

_ Alih-alih membuat lembaga pelajaran untuk mewujudkan 'persamaan'(equality) dan 'kesetaran'(equity), malah lembaga-lembaga tersebut tanpa ragu menjadi penggemblengan kekastaan baru, yaitu gejala kefeodalan yang dulu justru mau dibasmi oleh para pencetus revolusi kemerdekaan. 

- Bahasa Indonesia yang sudah menjadi 'bahasa modern' menurut ukuran UNESCO yaitu bisa dipakai untuk membahas hal abstrak (ilmu pengetahuan, filosofi) kini resmi digantikan oleh bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar mata pelajaran tertentu di tingkat pendidikan menengah dengan alasan untuk kemajuan dan peningkatan daya saing. Padahal lihatlah Bangsa Jepang, Korea, Cina, mereka maju karena menghayati ide-ide kemajuan Zaman, mereka menguasai pengetahuan, ketrampilan dan teknikalitas yang bermutu di pasaran global.


Harapan para tokoh tentulah agar anak  bangsa ini tetap mempunyai impian untuk memajukan bangsa ini menjadi bangsa yang berbudaya, bisa bersaing dengan bangsa lain dengan melahirkan banyak entepreneur yang berbasis pendidikan dan tentu menjadi bangsa yang mandiri dan sejahtera. 





05 Juni 2011

Sky Burial



Judul  :  Sky Burial  (Pemakaman Langit )
Pengarang  : Xinran 
Penerjemah :  Ken Nadia Irawardhani Kartakusuma
Tebal  :  310 hal.
Penerbit : Serambi
My Rating : 3,5  of 5 Stars

Kisah pengorbanan dan kesetiaan cinta yang disajikan dengan indah.
Seting cerita sekitar tahun 1950 an , lokasi Cina dan Tibet .

Shu Wen seorang dokter  wanita  yang menjadi  dokter  militer Cina menikah dengan Kenju yang berprofesi sama, Sebagai seorang dokter militer Kenju  ditugaskan  ke Tibet membantu tentara pembebasan Cina yang sedang bertempur.. Setelah berapa lama Shu Wen menerima kabar bahwa suaminya tewas tanpa informasi yang jelas. Shu Wen tidak percaya dan ingin membuktikannya sendiri .. Sebagai seorang dokter dia minta untuk ditugaskan ke Tibet.   Selama 30 tahun di Tibet Shu Wen melakukan pencarian tanpa kenal lelah  .ketabahan, kesabaran suka , duka dan pergaulan  dengan orang yang ditemuinya  menjadi inti cerita  yang mengagumkan. Diselingi  kisah kasih tak sampai perempuan Tibet teman perjalanan Shu Wen yang bernama ZhouMa. Kemudian selama bertahun-tahun  hidup mengembara bersama keluarga Gela, sebuah keluarga nomaden Tibet yang baik hati dan menerima Wen dalam keluarga mereka.   Pada akhirnya Shu Wen mendapatkan cerita yang dapat dipercaya tentang Kenju, walaupun ceritanya memilukan  tapi memberikan ketenangan dan kepastian bagi Shu Wen.
 Dan apakah yang ditemukan kembali di kampung halamannya setelah 30 tahun ditinggalkan..?
Silakan dibaca bukunya !

Hal  yang bisa dicermati :
1. Kagum dengan kekuatan Cinta dan kekuatan tekad Shu Wen. Menghabiskan waktu selama lk. 30 tahun dengan penuh pengorbanan untuk mencari orang terkasih. Sampai akhirnya dia dapat merasakan semangat spiritual rakyat Tibet, dan menjadi penganut Budha yang senantiasa mendesahkan OM MANI PADME HUM.

2. Kagum dengan keluarga nomaden di Tibet yang sangat sederhana dan membantu sepenuh hati orang yang tidak dikenal,memperlakukan seperti keluarga selama bertahun-tahun bahkan mengorbankan kepentingan keluarga dan berpisah dengan anggota keluarga dalam waktu yang lama untuk membantu orang lain. 

Apakah sekarang masih ada yang demikian ?? tepatnya, mampukah kah aku berbuat  demikian ?

3.Kagum, tenyata perlakuan terhadap orang yang meninggal ada yang berbeda selain yang kita kenal selama ini, yaitu pemakaman langit; caranya setelah jenazah dimandikan dan dibersihkan, pada hari baik yang telah ditentukan  jenazah digotong ke altar dan dibacakan doa-doa kemudian dipotong-potong sesuai dengan ketentuan  lalu di bawa ke atas gunung  kemudian  akan dimakan oleh burung-burung nasar.
 Jadi lengkap sudah penguburan itu : ada yang di darat (bumi), di laut dan di udara(langit)..luarbiasa..

4.Kagum dan heran ternyata ada juga penganut poliandri di Tibet. Seorang perempuan bisa menikah dengan lebih dari satu orang, di sini bahkan menikah dengan dua pria bersaudara (adik-kakak) satu rumah pula dan hidup dengan damai....hm..jadi inget cerita wayang ..Drupadi..

5.Ternyata bau badan setiap orang, bangsa atau ras berbeda-beda, seperti di sini digambarkan orang Tibet : baunya menyengat, campuran susu basi, kulit usang dan pupuk hewan. Kita juga biasanya tau bau orang Cina......, bau orang barat....... ,bagaimana dengan bau anda.. ??


01 Juni 2011

Terapi Jalan Kaki (Walking Your Blues Away )


Judul   : Terapi Jalan Kaki
 Judul Asli : Walking Your Blues away
 Penulis : Thom Hartmann
Penerjemah :  Rahmani Astuti
Tebal  :  164 hal.
Penerbit  : Serambi
My Rating  :  3 of 5 Stars


Pembahasan buku ini dimulai dengan pembahasan tentang trauma, stress pasca trauma dan bagaimana mengatasinya dengan metode psikoterapi. Berbagai teori psokologi diperkenalkan di sini ( mungkin bagi orang awam agak bosan membacanya), salah satu pengobatan yang diperkenalkan ialah  dengan terapi bilateral.  Bilateralitas   adalah kemampuan untuk membuat belahan kiri dan kanan otak berfungsi sepenuhnya  serta berkomunikasi satu sama lain. Pola lintas ini menghasilkan integrasi organic dari fungsi-fungsi ‘berpikir’ belahan kiri  dengan fungsi-fungsi ‘merasa’ batang otak dan belahan kanan.   Integrasi ini merupakan pertanda penting  bagi penyembuhan emosi dan intelektual dari trauma.  Latihan bilateral terbukti  mampu mendorong berfungsinya otak secara lebih sehat.

Sebelum dikenal pengobatan modern dan psikoterapi bagaimana orang-orang jaman dahulu  mengatasi dan dapat terbebas dari trauma ? Ternyata ada mekanisme bawaan lahir untuk menyembuhkan pikiran dan emosi yaitu jalan kaki!

Ternyata jalan kaki tidak hanya berguna untuk kesehatan fisik semata, tapi juga dapat mengatasi trauma, untuk membangun motivasi, untuk kreativitas dan pemecahan masalah.
Gerakan dalam berjalan kaki seperti dalam gerakan senam otak yang disebut 'gerakan silang'- lengan kanan berayun ke depan bersamaan dengan ayunan kaki kiri ke depan, lalu lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan, bolak balik gerakan ini dilakukan.
Orang tidak sadar bahwa gerakan ini yang disebut gerakan 'Bilateral Berirama'. Ketika berjalan kaki secara bergantian melibatkan belahan otak kiri dan otak kanan. Kondisi ini memungkiankan dua sisi otak untuk bersatu mematahkan belenggu pikiran dan membebaskan diri dari stress pasca trauma dan depressi.

 Jalan kaki merupakan sebuah terapi bilateral  yang telah menjadi bagian kehidupan manusia  sepanjang sejarah.  Jalan kaki memungkinkan emosi bisa sembuh secepat kemampuan badan untuk pulih.

Ayo jalan kaki !!   mudah..murah.. terjangkau ..!!(less)

26 Mei 2011

Burung-Burung Manyar



Burung-Burung ManyarJudul    :  Burung-Burung Manyar
Pengarang  : Y.B. Mangunwijaya
Tebal   : 320 hal.
Penerbit  : Djambatan
My rating:  4 of 5 stars






Kisah perjalan hidup  tokoh Setadewa atau yang biasa dipanggil Teto yang melalui beberapa masa peralihan jaman, penuh dengan konflik baik konflik dalam dirinya sendiri maupun dengan lingkungan sosial nya  termasuk konflik percintaan dengan Larasati (Atik)yang dikenalnya sejak masa kanak2.


Setadewa  ( Teto ) adalah  anak kolong  yang tinggal di tangsi militer, ayahnya  Brajamukti seorang kapten pada KNIL (tentara Hindia Belanda) sedangkan ibunya Marice seorang perempuan keturunan Belanda, sejak kecil bergaul akrab dengan Atik (Larasati)  yang masih ada hubungan keluarga dengannya.
Perjalanan hidup sampai dewasa membuat Teto menjadi benci kepada para penentang Belanda dan memilih menjadi tentara NICA. Sedangkan  Atik adalah seorang nasionalis sejati yang sangat anti Belanda. Padahal Teto  sangat mencintai Atik, begitupun sebaliknya walaupun  cinta mereka tidak mpernah diungkapkan.  Cinta Teto pada Atik tidak pernah padam sampai selesai perang dan masuk jaman kemerdekaan, tapi Atik terlanjur menikah dengan Janakatamsi .

Perkenalan pertama, pertemuan ketika remaja,pertemuan ketika konflik, perpisahan dan pertemuan setelah dewasa diceritakan dengan nuansa- nuansa yang bebeda; sesal, sedih, gembira- sangat luar biasa.
Endingnya ..di luar dugaan :)

Lalu apakah hubungannya dengan burung Manyar, dijelaskan dalam disertasi Atik ketika mengambil gelar Doktor, bahwa burung Manyar ketika dewasa berlomba-lomba untuk membuat sarang seindah mungkin untuk menarik perhatian betina, sementara sang jantan bersusah payah membuat sarang sang betina memperhatikannya dengan santai. Ketika tiba waktunya sang betina akan memilih sarang yang menurutnya paling indah yang tidak terpilih akan merusak dan membuang sarangnya dengan kecewa, tapi mereka tidak putus asa dan berusaha membuat sarang lagi untuk menarik perhatian betina lain. Mungkin ini gambaran lain dari Setadewa ketika melihat  kenyataan bahwa Atik yang dicintainya telah menikah dengan orang lain.


 Pelajaran yang bisa diambil adalah jangan menyimpan segala sesuatu sendiri baik dendam ataupun rindu. Sebagai makhluk sosial kita perlu teman yang bisa dipercaya untuk berbagi agar kita tidak salah memilih jalan hidup dan jangan memendam cinta dengan alasan apapun.. ungkapkanlah dan kau akan lega  ..!