Tampilkan postingan dengan label Posbar BBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Posbar BBI. Tampilkan semua postingan

09 Februari 2017

Selasa Bersama Morrie

Judul buku    : Selasa Bersama Morrie
Judul asli        : Tuesday With Morrie
Penulis           : Mitch Albom
Penerjemah   : Alex Tri Kantjono Widodo
Penerbit        : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah hal     : 209  hal.
ISBN            : 9786020334758
Rating            : 4 of 5 stars



Sudah lama saya berminat untuk  membaca buku ini, menurut pengamatan saya buku ini termasuk kategori buku 'abadi' banyak diulas dan diminati pembaca. Tanpa disangka awal tahun saya dapat hadiah buku ini senang sekali... pasti.

 " Hidup ini merupakan rangkaian peristiwa menarik dan mengulur. Suatu saat kita ingin mengerjakan satu hal, padahal kita,perlu mengerjakan seduatu yang lain...." (42).

Apakah kamu punya seorang guru yang sangat mengesankan, guru yang tidak hanya mengajar tapi membangkitkan semangat dan menginspirasi?  Mitch Albom punya.   Ya ia mempunyai  Morrie Schwartz, seorang maha guru yang pernah menjadi dosennya. Morrie bukan hanya menjadi guru biasa ketika mengajar tapi juga menjadi teman dan pembimbing yang menginspirasi,.. dan ternyata bukan hanya ketika dia menjadi mahasiswa tapi juga bertahun kemudian ketika mereka bersua kembali.  Morrie memberinya pelajaran tentang kehidupan.

Mitch mengenal Morrie sejak hari pertama kuliah, pada musim semi 1976.  Morrie memanggilnya dengan panggilan akrab -Mitch-, sedangkan  Mitch memanggil Morrie dengan sebutan -Coach-. Hubungan mereka sangat dekat. Kesukaan Morrie terhadap buku menular pada Mitch, mereka sering membicarakan buku- buku kesukaan Morrie atau pergi makan bersama di kafetaria. Ketika Mitch lulus kuliah pada penghujung musim semi 1979 dari Brandeis Unibersity di.Walthamm,  Massachusset,.mereka berpelukan dan Mitch berjanji untuk tetap saling berhubungan.
Tapi karena kesibukan, Mitch seakan lupa pada janjinya, sampa 16 tahun kemudian ia mendengar kabar tentang Morrie, kabar yang kurang menggembirakan, Morrie divonis menderita penyakit ALS (Amyotrophic lateral sclerosis)-sebuah penyakit ganas, yang menyerang sistem saraf, penyakit ini akan memggerogoti badan dan sistem sarafnya. Morrie tidak berkecil hati walau ajal akan segera menjemputnya., dia ingin  proses kematiannya menjadi proyeknya yang terakhir, dengan menjadikan dirinya sendiri sebagai objek penelitian.

Belajarlah dari lambat dan perlahannya proses kematianku. Perhatikan apa pun yang terjadi padaku. Belajarlah bersamaku.  (11 )

Mitch menemui Morrie, kedatangan Mitch seakan memberi semangat baru bagi Morrrie yg saat itu telah lemah dan duduk di kursi roda, kemudian mereka berjanji untuk bertemu setiap hari selasa..
Sejak saat itu setiap hari Selasa Mitch menempuh perjalanan jauh untuk menemui Morrie, dia menjadi saksi perkembangan penyakit Morrie dengan semakin melemahnya Morrie, .ikut menemani Morrie untuk shooting  acara TV yang membahas tentang keadaan Morrie. Setiap pertemuan dirasa sangat berharga bagi Mitch banyak ucapan dan perilaku Morrie yang menjadi pelajaran berharga bagi dirinya. Bagi Morrie keadaan sekarat bukan berarti tidak berguna. Morrie mengajarinya tentang :
- Dunia,
- Mengasihi diri sendiri,
-  Penyesalan diri,
- Kematian,
- Keluarga,
- Emosi,
- Ketakutan menjadi tua,

"Jika kalian terus berusaha melawan proses penuaan, kalian akan selalu merasa tidak bahagia, karena bagaimnapun itu akan terjadi." ( hal. 126 )

- Uang,
- Cinta yang tak padam,
- Perkawinan,
- Budaya,
- Maaf,
"Maafkan dirimu sendiri sebelum kau mati. Baru kemudian memaafkan orang lain."  ( hal. 175 )

- Hari yang paling baik..
- Terakhir saling mengucapkan perpisahan.


Bagi Mitch, Morrie adalah guru yang selalu ada dalam hatinya, kuliah-kuliahnya yang terakhir yakni setiap hari Selasa, di rumah Morrie , di dekat jendela sambil memandangi bunga-bunga adalah kuliah yangsangat berkesan, tanpa buku tanpa tugas yang harus dinilai tapi mengajarkannya makna hidup  yang diajarkan melalui pengalaman.

"Artinya, Kuliah ini tak akan pernah berakhir." ( hal. 207 )

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Cerita  penuh dengan pelajaran tentang kehidupan. Mitch bercerita dengan gaya maju mundur dari masa-masa kuliah resmi berikut suasana pertemanan dengan Morrie, diselang seling dengan masa "kuliah" setiap hari Selasa bersama Morrie berikut perkembangan kesehatan dan hubungan pribadi yang semakin mendekatkan perasaannya pada Morrie. Mengalir dengan lancar tanpa kita harus membuka-buka halaman sebelumnya untuk mengingatkan sesuatu.

 "Setiap orang tahu mereka akan mati, tapi tak seorang pun percaya bahwa itu bisa terjadi pada mereka dalam waktu dekat."  ( hal. 85 )



Name in a book







30 September 2015

Hadji Murat
















Judul                  : Hadji Murat

Penulis               : Leo Tolstoy
Halaman            : 242 hal.
Penerjemah       : Hartono Hadikusumo
ISBN                   : 9791684464
Penerbit              : Narasi
My Rating            :  3 of 5 Stars


Awalnya saya mengira buku yang berjudul Hadji Murat ini karangan penulis lokal, jadi agak aneh dan tertarik ketika mengetahui bahwa buku ini karya Leo Tolstoy penulis sastra dunia asal Rusia yang terkenal . . ya merasa aneh karena judulnya memakai kata Hadji :D  Tapi ternyata memang Hadji Murat adalah seorang pemimpin muslim dari Chechnya yang saat itu sedang berperang dengan Rusia.


 Cerita dimulai ketika penulis  melihat sekelompok semak berduri  berbungan merah darah  didalam parit, di Rusia dinamai "Tatar" yang mengingatkan dia pada seseorang....Hadji Murat.


 Hadji Murat adalah sosok pemimpin Muslim dari pegunungan  Chechnya yang sepak terjangnya sangat berani disegani oleh bangsanya dan menjadi sosok yang menakutkan bagi Rusia lawannya. Tahun 1852 Haji Murat memutuskan untuk menyerahkan diri dengan persyaratan kepada Rusia, hal ini dia lakukan krena terjadi pertentangan dirinya dengan Shamil salah seorang pemimpin Chechnya yang menekan dan menghianati dirinya. Pihak Rusia sangat gembira menertima kedatangan Haji Murat yang akan bergabung dengan mereka, walaupun mereka masih mempertanyakan motivasinya. Sayang ada yang menghambat kelancaran kerja sama ini karena keluarga Hadji Murat masih berada di Chechnya dan dijadikan sandera oleh pihak Shamil. Gejolak keadaan yang tidak menentu dan banyak hal yang mengacaukan rencana, keresahan memikirkan nasib keluarga, ketidakpastian penerimaan pihak Rusia  menjadikan berbagai hal berkecamuk dalam pikiran Hadji Murat. Akhirnya hadji Murat memutuskan untuk bergerak sendiri dengan para pengikutnya, melarikan diri dari pihak Rusia untuk mencari dan menemukan keluarga yang dicintai yang masih berada dalam sandera Shamil
Akhir cerita nya  sungguh di luar dugaan...memilukan.

....Kematian inilah yang teringat olehku ketika aku menemukan semak berduri yang hancur di tengah-tengah ladang yang habis dibajak"  (hal. 237 )

------------------------------------------------------------------------------

Seperti buku Tolstoy yang pernah saya baca,seting ceritanya berjalan muram dan terasa misterius .  Penempatan note di bagian akhir buku sangat mengganggu buat saya karena terasa kurang efisien, harus membolak balik halaman jika ingin melihat arti kata yang kita baca. Saya sih lebih senang kalau ditaruh di bawah halaman sebagai footnote
Jalan ceritanya panjang dan bahasa  terasa berbelit, tapi jujur saya menyukainya.

31 Maret 2015

The fault in Our Stars



Judul                  : The Fault In Our Stars  (Salahkan Bintang-Bintang)
Penulis               : John Green
Penerjemah        : Ingrid Dwijani Nimpoeno
Tebal                   : 422 hal.
Penerbit              : Qanita
ISBN                    : 9786029225587
My Rating           : 3, 5  0f  5 Stars

Sudah lama sekali saya ingin membaca buku ini karena banyak mendengar /membaca komentar yang dilontarkan dan rating yang bagus.  Kebetulan BBI mengadakan posbar tentang buku yang diadaptasi menjadi film (atau sebaliknya )  maka kesempatan ini saya pergunakan untuk membaca bukunya.

Hazel Graze gadis beusia 16 tahun penderita kanker, awalnya kanker tiroid tapi kemudian menyebar ke paru-paru . Hidupnya  tergantung pada seperangkat peralatan medis berupa tangki oksigen  dan kanula, kemanapun dia pergi peralatan itu harus selalu mendampinginya : ......Tangki silinder hijau itu beratnya hanya beberapa kilogram, dan aku punya kereta baja kecil untuk menyeretnya di belakangku. Tangki itu mengantarkan  dua  liter oksigen untukku setiap menitnya melalui sebuah kanula, yaitu selang transparan yang bercabang persis di bawah leherku, melingkari bagian belakang masing-masing telingaku, lalu bersatu di lubang hidungku.... (hal. 16).

Beruntung Hazel mempunyai orang tua yang menyayangi dan merawatnya dengan baik, Ibunya  selalu menyuruh Hazel untuk mengikuti pertemuan mingguan  Kelompok Pendukung  yaitu kelompok yang peserta nya adalah anak-anak  penyandang kanker , kelompok ini   memberikan semacam terapi penguatan kepada para peserta. Anggotanya berganti-ganti karena diantara mereka ada yang harus 'pergi' lebih dulu.
Hazel enggan mengikuti  kegiatan ini karena dirasa membosankan, sampai suatu ketika dia berjumpa dengan Augustus Waters mantan pemain basket yang ganteng, August adalah survivor kanker osteosarkoma yang  telah kehilangan salah satu kakinya dan dinyatakan sudah 'bersih' dari penyakitnya . Hazel juga berteman dengan Isaac penderita kanker mata yang tidak lama lagi akan mengalami kebutaan.

Hubungan Hazel dan August berkembang, ada hubungan khusus di antara mereka, walaupun mereka berbeda sifat tapi keduanya sama berpikiran bahwa sebagai penderita kanker mereka tidak perlu dikasihani. Mereka mempunyai pikiran yang 'out of the box' dalam memandang kehidupan.  Mereka mempunyai gaya komunikasi sendiri,  komunikasi dengan bahasa yang kadang terdengar sarkastik. Mereka romantis dengan caranya sendiri.

"......bahwa aku hidup dengan kanker dan bukan sekarat gara-gara kanker, bahwa aku tidak boleh membiarkan kanker membunuhku sebelum kanker itu benar membunuhku......(hal. 165 )

28 Februari 2015

The Runaway Jury ( Juri Pilihan )

Judul                : The Runaway Jury  ( Juri Pilihan )
Penulis             : John Grisham
Penerjemah      : Hidayat Saleh
Penerbit            : Gramedia Pustaka Utama    
Jumlah hal.       :  664 hal.
ISBN                  : 9789792261851
Rating                : 4  of  5 Stars   

Sistem peradilan di Amerika Serikat sangat berbeda dengan yang ada di Indonesia, jika di Indonesia hakim  yang berhak memutuskan bersalah atau tidaknya seorang terdakwa, maka di AS dikenal dengan sistem Juri, para juri lah yang berhak memutuskan bersalah atau tidaknya seseorang dan hakim memutuskan jumlah hukuman yang akan dijatuhkan sesuai undang-undang yang berlaku.



Di Biloxi, Missisipi sedang berlangsung sebuah persidangan  gugatan terhadap pabrik rokok. Penggugatnya adalah Mrs. Caleste Wood,  janda  dari Jacob Wood seorang perokok berat yang meninggal karena kanker paru-paru dan diklaim akibat merokok selama 35 tahun.
Persidangan ini melibatkan pengacara-pengacara handal dari kedua belah pihak juga para saksi ahli yang dapat menguntungkan pihak yang mengajukan mereka . Sidang  dipimpin oleh Mr. Harkin seorang hakim yang berpengalaman. Paling disorot dalam persidangan ini tentulah para juri yang telah dipilih, dewan juri yang berjumlah 12 orang  ini dipilih dari orang-orang awam yang sudah diteliti latar belakang baik oleh pihak penyelenggara persidangan maupun oleh kedua belah pihak yang berseteru tentu masing-masing  menginginkan juri yang dapat menguntungkan pihaknya.
Kedua belah pihak mempunyai taktik dan strategis selain dalam persidangan juga di luar persidangan masing-masing bergerilya mencari jalan bahkan dengan cara kotor, penuh intrik pun mereka kerjakan untuk kemenangan. Ternyata selain kedua belah pihak yang bertarung ada pula pihak yang mencari keuntungan pribadi. Di sinilah jalan cerita jadi lebih menarik dan menjadikan cerita lebih hidup mengikuti strategi dan jebakan-jebakan yang harus dilalui.

30 Desember 2014

The bear came over the mountain

J u d u l          : The bear came over the mountain
Penulis           : Alice Munro
Penerjemah    : Anton WP
Tebal               : 64 hal.
Penerbit          : bukuKatta
ISBN                : 9789791032803
My rating        : 4 of 5 Stars


Bagaimana perasaan kita apabila pasangan hidup terlibat akrab dengan orang lain tanpa perasaan bersalah bahkan di depan mata  ?

Grant dan Fiona telah menikah selama 50 tahun. mereka menghabiskan masa tuanya di rumah orangtua Fiona  di sebuah desa, sebuah rumah beasar dengan jendela mengahdap teluk yang  terasa sangat mewah bagi Grant.
Setahun belakangan Grant merasa ada perubahan pada Fiona.Awalnya dia memnemukan banyak catatan di kertas kuning kecil menempel di seluruh bagian rumah. Sebetulnya ini merupakan kebiasaan Fiona sejak lama menuliskan setiap kegiatan yang akan dilakukan, tapi belakangan Grant melihat catatan itu semakin detail. .
 (hal.8)

Ternyata Fiona mengalami gangguan pada daya ingatnya, kadang dia pergi ke luar rumah dan tidak tahu jalan pulang atau merasa baru saja menempati rumah ini padahal mereka telah menempatinya selama 12 tahun.
Walaupun merasa berat akhirnya Grant memutuskan untuk membawa Fiona ke rumah perawatan semacam panti di Meadowlake.untuk mendapat pengobatan dan perawatan.  Panti itu menerapkan aturan bahwa pasien pada tiga puluh hari pertama tidak boleh ditengok dengan tujuan agar pasien dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan di sana. Ketika waktu menjenguk  tiba Grant merasa senang akan bertemu dengan Fiona, tak lupa membelikan bunga untuk 'kencan' pertama tersebut. Grant menemukan Fiona sedang duduk menonton beberapa pria yang sedang bermain kartu, dan terlihat akrab dengan salah seorang pria yang kemudian diketahui  benama Aubrey.  Fiona menyambut Grant dan mengobrol dengannya. tapi Grant merasa Fiona memperlakukannya tidak seperti biasa tapi lebih mengnggap bahwa Grant adalah seorang tamu yang perlu dihormati, ya dia tidak mengenal Grant sebagai suaminya.
Grant adalah  lelaki yang kehidupannya penuh warna, selama menikah dia pernah berhubungan dengan wanita lain tapi rasa sayangnya kepada fiona tidak pernah luntur. Menghadapi keadaan  Fiona sekarang Grant tidak putus asa, dengan sabar tetap mengunjungi Fiona walaupun Fiona tidak menganggapnya sebagai suami, bahkan semakin akrab dengan Aubrey  Grant berusaha menemui  Marian istri Aubrey untuk membicarakan keadaan mereka.
Ketika Aubrey dibawa pulang oleh istrinya, Fiona merasa terpukul dan semangat hidupnya menurun,  Grant menemui Mirian kembali agar Audrey diizinka untuk datang ke panti barang seminggu untuk berjumpa dengan Fiona.
Grant kemudian memutuskan untuk mempertemukan kembali Fiona dengan Aubrey. Ketika Grant menemui Fiona dia mendapatkan Fiona tidak lagi di tempat tidur seperti biasa tapi sedang duduk di dekat jendela........dan sesuatu yang tidak diduga oleh Grant terjadi,,,ada perubahan pada Fiona..dia mengenal Grant sebagai.............?
Sila membaca sendiri bagaimana kelanjutan kisahnya..  

---------------------------------------------** ----------------------------------

Gaya bahasa buku ini kurang familiar bagi saya, mungkin terjemahannya yang kurang nyaman dibaca, begitupun perpindahan waktu yang sedang berjalan tidak ada batasan yang jelas, sehingga pembacanya harus berpikir ulang untuk mencerna maksudnya.
Tapi saya suka ceritanya, amat jarang kisah yang menceritakan pasangan tua, saya menyukainya.....mungkin karena saya mulai beranjak tua hehehe..

---------------------------------------**------------------------------------------

Judul cerita ini terasa aneh karena tidak ada seekor beruangpun dalam kisahnya. Munro mengambil judul ini dari sebuah lagu anak-anak yang mengisahkan seekor beruang melintasi gunung dan yang dilihatnya ketika sampai disana adalah bagian lain dari gunung tersebut.  Munro seolah ingin menciptakan suatu ironi dengan menjadikan lagu anak-anak yang ceria ini sebagai judul sebuah kisah tentang orang-orang lanjut usia.( Hal. 63 )


28 November 2014

The 100-Year- Old Man who Climbed Out of The Window and Disappeard

Judul            : The 100-Year- Old Man Who Climbed Out Of The Window And Disappeard
Penulis         : Jonas Jonasson
Penerjemah  : Marcalais Fransisca
Tebal            : 508 hal.
Penerbit        : Penerbit Bentang
ISBN             : 9786022910183
My Rating     : 5 of 5 Stars

Usia 100 tahun..wow.. sangat jarang  orang yang mencapai usia selama itu, dan bayangkan bagaimana keadaan fisiknya, maka akan muncul bayangan orangtua yang sudah renta, lemah dan perlu pertolongan untuk melakukan aktifitas. Jadi bagi saya buku ini mempunyai  dua daya tarik :  pertama usia tokohnya 100 tahun, dan  kedua judulnya yang sangat panjang dan memprovokasi orang untuk tertawa atau heran dan jadi penasaran untuk membacanya.


Senin, tanggal 2 Mei 2005, Allan Karlsson yang tinggal di sebuah Rumah Lansia tepat berusia 100 tahun. Saat itu  panti yang dipimpin oleh direktur Alice ( menurut Allan orangnya judes ) akan merayakan ulang tahun Allan dan fenomena langka ini akan dihadiri  oleh walikota setempat. Satu-satunya orang yang tidak ingin menghadiri pesta itu adalah ...Allan.
Satu jam sebelum perayaan, Allan memutuskan untuk kabur melalui jendela (tentu saja ini memerlukan tenaga ekstra baginya) menuju taman, berjalan tanpa tujuan yang jelas dan... mulailah petualangan kakek berusia 100 tahun ini.

Kemudian cerita ditarik mundur ke era tahun 1905 - 1929. Kita diperkenalkan dengan sosok Allan dari awal.  Allan Emmanuel Karlsson, lahir tahun 1905 di Flen, Swedia. Keluarga Allan kurang harmonis, ayahnya yang mempunyai sifat  nyentrik setelah dipecat dari tempatnya bekerja pergi ke Rusia dengan tujuan menggulingkan Tsar. Allan tumbuh dalam didikan ibunya yang pekerja keras, umur 10 tahun Allan sudah bekerja sebagai pesuruh kantor. Allan mewarisi sifat ayah yaitu agak nyentrik dan naif, diapun mewarisi  kepandaian ayahnya dalam mebuat bahan peledak, dan rajin membaca untuk menambah pengetahuan tentang bahan peledak.  Keahlian inilah yang kelak membawa Alan berpetualang ke tempat-tempat jauh , mengalami  berbagai kejadian istimewa, bertemu dan berinteraksi dengan toko-tokoh legendaris dunia.
Berawal ketika dia berhasil menyelamatkan nyawa sang Generalissimo- Jendral Franco, petualangannya kemudian  mempertemukan dengan para petinggi dunia diantaranya Presiden Truman,  Mao tse tung, Stalin, Herbert Einsten (adik Albert Einsten) yang bersahabat dengan Allan sampai akhir hayatnya. sampai akhirnya Allan menghuni Rumah Lansia.

 Dalam pelariannya Allan yang berusia 100 tahun ini sampai di stasiun, di sana dia dititipi sebuah koper oleh seseorang karena dia perlu ke WC, tapi ketika bus yang ditunggunya datang,Allan segera berangkat dengan mebawa koper tersebut. Ternyata koper tersebut adalah milik sebuah gank kriminal dan berisi uang 50 juta Krona, jumlah yang sangat banyak. Terjadilah kejar-kejaran yang melibatkan banyak orang termasuk pihak  kepolisian.
Tanpa sengaja Allan dipertemukan dengan beberapa orang yang akan menjadi teman dalam petualangan diantaranya : Julius -pencuri keci2an, Benny - penjual hot dog yang serba bisa, Jelita, Bosse, Pike, Inspektur Arronson. Ada pula dua kematian akibat "kecelakaa" yang melibatkan mereka.
 Kejadian-kejadian yang nampak seperti kebetulan tapi naif, lucu, dan di luar perkiraan terjadi sepanjang cerita. Berbagai kejadian dibahas dengan gaya cerita yang santai dan kocak,  termasuk masalah korupsi di ...Indonesia. Cerita diakhiri dengan sejumlah kejutan.

"Segala sesuatu berjalan seperti apa adanya, dan apa yang akan terjadi, pasti terjadi". 

Itulah nasihat ibunya yang jadi pegangan hidup Allan jika menghadapi masalah dalam hidupnya.

-------------------------------------------------

Jonas Jonasson berhasil membuat cerita yang unik dengan jalan cerita yang menarik.Dia berhasil membuat topik yang serba kebetulan dengan mulus sehingga tidak terasa mengada-ada, malah pembaca merasakan kelucuan akan kekonyolan ceritanya. Tanpa terasa dia berhasil menguraikan sejarah dunia dengan memasukkan Allan sebagai salah satu pelaku utamanya. Jalan cerita yang ditarik maju mundur sama sekali tidak membingungkan malah cerita flasback sama menarik dan terasa kaitannya dengan cerita yang sedang berjalan. Banyak twist yang ditampilkan sehingga saya penasaran untuk mengetahui perjalanan menuju akhir cerita. Walaupun ada beberapa bagian yang membuat bosan  membacanya tapi kemudian tertutupi dengan twist berikutnya,  bahkan bisa membuat saya membaca sampai larut. Mengejutkan ketika ada cerita tentang Indonesia, selain keindahan alamnya sehingga membuat Allan betah tinggal di Bali, juga membeberkan mental orang Indonesia yang cenderung korup ( hiiks ). Dialog-dialognya banyak yang kocak membuat tertawa sambil membayangkan kenkonyolannya.

Epilognya bisa menjadi kejutan dan akhirnya tertawa sambil meringis , terutama buat saya yang orang Indonesia .

Cerita yang absurd tapi lucu....










30 Oktober 2014

Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma



Judul              :  Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
Penulis           :  Idrus
Tebal              :  155  hal.
Penerbit         :  Balai Pustaka
ISBN               :  9794072184
Rating             :  4 of  5  Stars


Walaupun membaca buku ini bukan yang pertama kali tetapi masih bisa menikmati dengan rasa yang sama, yaitu terpesona cara bercerita dan gaya bahasanya yang sekarang jarang dijumpai.
Dulu saya mengira bahwa judul buku yang tercantum di cover ini adalah  judul dari sebuah cerita utuh, tapi ternyata buku ini adalah sebuah kumpulan cerpen;  Ave Maria adalah judul cerita pertama, sedangkan  Jalan Lain ke Roma adalah judul cerita terakhir.

 Buku ini berisi kumpulan Cerita Pendek karya Idrus yang menceritakan kehidupan sekitar masa penjajahan Jepang, setelah Jepang pergi, pasca kemerdekaan dan masa Belanda berusaha untuk menjajah kembali Indonesia.Terbagi dalam tiga kelompok : Jaman Jepang memuat 2 cerpen, Corat-Coret di Bawah Tanah, terdiri dari 7 cerpen, dan Sesudah 17 Agustus 1945 berisi 3 buah cerpen.

Ave Maria merupakan cerita romantik seorang pemuda bernama Zulbahri, sedangkan Ave Maria adalah sebuah lagu yang kerap dibawakan oleh Syamsu adik Zulbahri  yang bermain biola dengan Wartini yang memainkan piano,Siapakah Wartini?, Wartini mantan kekasih Syamsu yang kini menjadi istri Zulbahri. Ketika mengetahui Wartini masih mencintai adiknya dia rela pergi demi kebahagian Wartini dan Syamsu. Zulbahri sempat hidup terlunta,  akhirnya ia  memutuskan masuk barisan jibaku.
Yang menarik cerita  kedua : Kejahatan Membalas Dendam, Idrus  seolah mempertontonkan sebuah sandiwara,pembaca  seperti tengah membaca sebuah naskah dan mendalami tiap adegan sandiwara tersebut.

Kisah-kisah selanjutnya menceritakan keadaan pada masa Jepang yang penuh kegelapan, rakyat merasa dibohongi dengan bayangan akan lebih baik bersama 'saudara tua' (Jepang ) dari pada dijajah Belanda, tapi kenyataan pahit yang didapat, kehidupan semakin susah, bukan hanya  makanan, pakaianpun sanga sulit  yah ..pakaian.. jangankan yang layak yang jelekpun teramat susah didapatkan.  Kehidupan  terasa tidak bebas karena mata-mata berada dimana-mana dan sewaktu-waktu dapat menangkap sembarangan orang yang dicurigai. Bukan hanya kelakuan para penjajah tapi juga memotret tingkah laku pribumi Indonesia setelah kemerdekaan yang mengalami gegar sosial.

28 Agustus 2014

Si Kabayan


Judul Buku  :  Paradoks Cerita-Cerita Si Kabayan
Penulis          : Jakob Sumardjo
Tebal              :  154  hal.
Penerbit         : Yrama Widya
ISBN               : 9786022772057
My Rating     :  4 of 5 Stars

Si Kabayan adalah tokoh cerita  rakyat  Sunda ( Jawa Barat ). Hampir semua rakyat Jawa Barat pernah mendengar dongeng-dongengnya atau paling tidak pernah mendengar namanya.
Cerita si Kabayan biasanya bernuansa humor, seperti umumnya kebiasaan rakyat Jawa Barat yang humoris. Kabayan dikenal sebagai seorang yang berkarakter pintar-pintar bodoh, cerdik tapi tingkahnya yang sering menampakan kebodohan, kadang suka memperdaya orang dengan akal bulusnya. Mungkin bisa disamakan dengan Abunawas atau Nasaruddin Hoja
Buku ini bukan sekedar memuat cerita-cerita Si Kabayan tapi mengupas segala sesuatu dibalik cerita si Kabayan dari sisi awam maupun secara philosofis.

Buku ini bertolak dari tafsir bahwa cerita-cerita si Kabayan bukan cerita rakyat sederhana, tetapi mengandung paham tasawuf di belakangnya. (hal. iv)

Si Kabayan bukan hanya sosok konyol dan malas, tapi juga seorang yang cerdas, bijak, dan religius

Seperti seorang guru sufi cerita si Kabayan memberikan pencerahan bukan lewat kata-kata yang sudah dimengerti, tapi lewat perbuatan-perbuatan kecil dan sederhana, yang sifatnya jenaka, santai namun bermakna sangat dalam  (hal. viii)

Siapakah Si kabayan  ?

30 April 2014

Wanderlove


Judul               :  Wanderlove
Penulis            :  Kristen Hubbard
Penterjemah   :  Nina Andiana
Tebal               : 456 hal.
ISBN                : 9786020301648
Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama
Rating             :  3,5  of 5 Stars


Bria Sandova gadis asal california  berumur 18 tahun, hatinya sedang galau - kecewa yang amat sangat karena putus dari Toby pacar sekaligus guru dalam seni membuat sketsa  hobi nya yang telah mendarah daging.
 Untuk melupakan kegundahan hatinya Bria merencanakan perjalanan ke Amerika Tengah bersama  dua temannga Reese dan Olive, sayang disaat-saat terakhir mereka membatalkan perjalanan itu. Bria tetap menjalankan rencananya dengan mengikuti rombongan "Petualang Global'. Ternyata  rombongan ini terdiri dari para orangtua, tentu saja Bria merasa tidak cocok dalam banyak hal dengan mereka.

Saya tertarik membaca buku ini karena temanya tentang traveling dan cover bukunya  yang lembut. Ternyata diawal-awal buku saya merasa kurang sreg dengan cara penyampaian dan alur cerita, apakah karena cerita buku ini 'terlalu muda' buat saya ?  :D

Akhirnya Bria memutuskan untuk memisahkan diri dari rombongan ini dan bergabung dengan para back packer, anak-anak muda yang melakukan perjalanan secara mandiri, tidak terikat aturan baku,  lebih hemat tapi tentu saja dengan fasilitas jauh di bawah rombongannya terdahulu.
  Bria secara tidak sengaja bergabung dengan sepasang back packer bersaudara yaitu Starling  sang kakak dan Rowan sang adik( lain ibu)   pemuda berkuncir yang berprofesi sebagai pelatih diving, hampir sebagian besar hidupnya dipakai untuk bertualang ke tempat-tempat asing, di balik itu Rowan ternyata mempunyai rahasia masa lalu. 
Menurut Starling Rowan adalah seorang  Wanderlove

"melupakan  hal-hal yang buruk dan memfokuskan diri pada hal-hal yang baik.melepaskan yang lama dan membawa yang baru. (hal. 97 )

Perkiraan saya untuk menyelesaikan buku ini paling lambat dalam 3 hari ternyata tidak tercapai,kecuali sketsa yang bagus , lebih dari 1/4 buku belum terasa konflik ceritanya, karena belum ada greget membacanya jadi sering tertunda.

Sketsa yang dibuat oleh Bria
Rowan dan Starling
Perjalanan bersama para back packer membuat Bria dapat membuka matanya tentang kehidupan. Walaupun masing-masing mempunyai rahasia pribadi Bria dapat menikmati petualangann ini. Perlahan Bria mulai membuka rahasia masa lalunya begitupun Rowan.  Bria mulai lagi membuat sketsa dan mulai berenang , hobi  yang selama ini dia tinggalkan karena perasaan traumanya. Bahkan Bria berinisiatif untuk membuka diri pada orangtua yang selama ini dianggap tidak memperhatikannya, anggapan yang ternyata salah.  

 Kau tak bisa mengontrol masa lalu, tapi kau bisa menentukan ke mana kau akan pergi selanjutnya ( hal. 270 ).

Rowan

 Ternyata  cerita selanjutnya cukup mengasyikan, mengikuti bagaimana pergumulan batin Bria dan kebencian terhadap masa lalu, pertengkaran dan pembelajaran dari Rowan, yang menuju kepada pembebasan jiwanya. 
Alur cerita pun  mulai memperlihatkan kemampuan penulis yang sesungguhnya.Menarik untuk menebak akhir cerita, saya menduga akhir cerita akan ..bla ..bla..tapi dipatahkan lagi dengan twist di tengah jalan, begitu seterusnya... bagaimana endingnya ? 

 Namun pada suatu titik harus ada tujuan, bukan ? kalau tidak manusia hanya akan berjalan mondar mandir tanpa tujuan, tanpa akhir  ( hal. 427 )

Pokoknya menarik untuk dibaca...



Tentang Penulis
Kristen Hubbard   seorang travel writer dan penulis buku Young Adult.  Dalam berkelana dia lebih suka ransel daripada koper , membawa buku sketsa dalan setiap perjalanan.Bisa jadi sosok Bria terinspirasi dari pengalaman pribadinya . Saat tidak berkelana ia tinggal di San Siego, California





13 April 2014

BBI GA Hop - The Winner


 Selamat ulang Tahun BBI yang  ke 3

Semoga selalu eksis di dunia perbukuan dan menjadi komunitas yang menginspirasi banyak orang untuk mencintai buku

 

Hai..!

Sudah waktunya mengumumkan siapa pemenang Giveaway Hop di blog ini.

 Saya mengucapkan banyak  terimakasih  kepada semua teman-teman yang telah ikut berpartisipasi dan merekomendasikan buku-buku favorit serta saran dan kritik yang diberikan.

Sebelum mengumumkan siapa pemenangnya saya  akan memberitahukan bagaimana  menentukan pemenang di bog ini .
Peserta GA berjumlah 37 orang; pertama saya melihat persyaratan yang harus dipenuhi yaitu :  follow blog lewat GFC, share melalui twitter dan memberi komentar. Ternayata ada beberapa orang yang tidak memenuhi  seluruh persyaratan jadi hilang kesempatan  untuk menjadi pemenang .  Selanjutnya  memilih komentar yang diposting peserta, akhirnya terpilih  6 orang. Saya tidak bisa menentukan karena menurut saya semua menarik maka 6 orang itu saya tentukan dengan undian.
Dan pemenangnya adalah  :




Selamat kepada  Olivia Nirjana yang menjadi pemenang #salaman
Pemenang akan dihubungi  via email / twitter, atau  jika dalam waktu 3 hari setelah pengumuman ini tidak ada jawaban maka hadiah akan diberikan kepada urutan berikutnya..

Sekali lagi terimakasih kepada seluruh peserta yang telah meramaikan GA ini, Kritik dan saran akan menjadi masukkan  dan pertimbangan  untuk perbaikan blog ini.
 Mudah-mudahan dilain kesempatan akan lebih beruntung :).  

Sampai jumpa dikesempatan yang akan datang.

Have fun  :D








document.write('<\/script>'); ">

27 Maret 2014

Derai - derai Cemara




Judul          : Dera-derai Cemara 
 Penulis      :  Chairil Anwar
Penerbit     : Horison
Tebal           : 132 hal.
ISBN            : 9799566002
My rating    :  4 of   5  stars


Sempat bingung ketika mengetahui untuk baca bareng BBI bulan ini salah satunya tentang Puisi, saya tidak piawai untuk mengapresiasi puisi. Jadi beruntung sekali ketika menemukan kembali buku ini, karena  selain memuat puisi-puisi juga memuat prosa-prosa karya Chairil Anwar, di samping itu pengantar dari  anaknya : Evawani Allisa Chairil Anwar dan kata pembuka dari Asrul Sani sangat mencerahkan untuk mengetahui karakter dan sejarah Chairil Anwar sebagai seorang seniman. Begitupun kata penutup dari Agus R Sarjono menambah pengetahuan tentang puisi dan bagaimana Chairil bisa menjadi legenda dalam perpuisian di Indonesia.Sketsa yang bernada muram oleh Herry Dim, serta lukisan cover yang unik dari Jeihan Sukmantoro, menambah nilai bagi buku ini.

Derai-derai Cemara diterbitkan pertamakali kali tahun 1999 untuk mengenang setengah abad wafatnya Chairil Anwar, yang meninggal pada tanggal 28 april 1949 ( 1922 -1949 ).

- Dimulai dengan  kata pengantar dari anaknya Evawani Allisa Chairil Anwar  :Kenangan Menderai sampai Jauh   Chairil Anwar meninggal ketika Eva masih berumur 10 bulan. Pertamakali mengetahui bahwa Chairil Anwar adalah ayahnya ketika kelas 3 SR (Sekolah rakyat) thn. 1955, gurunyalah yang memberitahu sambil menunjukkan buku H.B. Yasin  yang di dalamnya selain memuat foto Ch.A  juga ada foto dirinya, tapi ibunya membantah. Baru ketika duduk di kelas 5 dia deberitahu yang sebenarnya.  Rupanya keluarga sebelumnya tidak memberitahukan mengenai hal ini karena menjaga perasaannya yang masih kecil, tidak ingin memberi trauma punya ayah tiri, karena saat itu dia  telah mempunyai ayah tiri yang baik pak Achmad Natakusumah.

-Kata Pembuka dari Asrul Sani : Suatu Sore Gerimis di Bogor, 28 april 1949  Pertama kali mendengar kabar kematian Ch.A. saat Asrul tinggal di Bogor

Asrul berteman dengan Ch.A. sejak masih belia, pertemuan pertama waktu masih zaman Jepang  di sebuah toko buku bekas d Pasar Senen.  Mereka bersama-sama berkembang dalam dunia kepenyairan . Asrul menceritakan proses dan  alasan pembuatan sajak AKU yang legendaris dan sajak Diponegoro yang menurutnya jauh di bawah ukuran sajak-sajaknya yang lain.
Mereka berdua saling mempengaruhi,  tidak jarang karena masalah puisi  mereka bertengkar hebat, tapi tidak lama selalu berbaikan lagi bahkan menjadikan mereka semakin akrab (hal.xvi). Pada waktu itulah bersama Rivai Apin mereka bertiga  melahirkan kumpulan puisi yang melegendaris Tiga MenguakTakdir, sayang ketika buku ini diterbitkan Balai Pustaka 1950, Chairil Anwar  telah tiada. Mereka  bertiga lah pelopor Angkatan '45.

- Karya-karya Chairil Anwar
1. Sajak-sajak 1942 - 1949
 Beberapa sajaknya yang terkenal :


 Menurut Asrul Sani sajak AKU ( dibuat Maret1943 )yang selalu dibawakan berapi-api dengan kepalan tertinju, bukanlah sajak pemberontakan, tapi sebuah pamitan yang getir dari ayahnya  yang mencoba membujuk dia untuk kembali ke Medan tinggal bersama ayahnya. ia menolak dan memilih kehidupan  yang jauh dari berkecukupan. (hal. xiii),






Sajak Cintaku jauh di Pulau dibuat thn. 1946. Pernah diangkat ke layar lebar dan dibuat musikalisasinya.




  Sajak Doa yang syahdu ini dibuat  tanggal 13 November 1943


 Derai-derai Cemara
Cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam
          aku sekarang orangnya bisa tahan
          sudah berapa waktu bukan kanak lagi
          tapi dulu memang ada suatu bahan
          yang bukan dasar perhitungan kini
                   hidup hanya menunda kekalahan
                   tambah terasing dari cinta sekolah rendah
                   dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan
                   sebelum ada akhirnya kita menyerah        - ( 1949 )


30 Januari 2014

Pulang - Tebak Santa 2013


Judul          :   Pulang
Penulis       :   Leila S. Chudori
Penerbit     :   Kepustakaan Populer Gramedia
Tebal          :   464  hal.
ISBN          :   9789799105158
Rating        :   4 - of  5  Stars


-Pulang-   keinginan itu pasti bisa dirasakan oleh setiap orag yang sedang berada jauh dari 'sarang'nya .
Rasa itu akan semakin bertambah bila pulang hanya menjadi semacam mimpi  yang susah diwujudkan.
Itulah yang dirasakan oleh para eksil  politik Indonesia yang sedang berada jauh dari tanah airnya.

Can death be sleep, when life is but a dream ( John Keats )
Mungkinkah mati itu tidur bila hidup itu mimpi. ( hal. 447 )

Dimas Suryo adalah tokoh dari kisah ini, kisah yang berlatar belakang tiga peristiwa bersejarah.
Tahun 1965 ketika suhu politik di Indonesia sedang memanas, kala itu Dimas adalah  mahasiswa yang pandai bergaul,  sangat dekat dengan orang-orang yang sedang saling berseberangan,  dia kost bersama Risyaf temannya, dan akrab dengan 2 pemuda aktifis golongan 'kiri' (komunis) yang jauh  lebih senior yaitu Hananto dan Nugroho,  dia pun akrab dengan Bang  Amir aktifis dari golongan 'kanan' , tapi Dimas adalah mahasiswa bebas tidak terikat atau berafiliasi dengan salah satu pihak yang sedang berseteru.
Tapi karena tidak memilih inilah yang menjadikan hidupnya berubah drastis. Karena kedekatannya dengan Hananto dia diminta Hananto untuk mewakilinya ke pertemuan partai di Santiago Chilie, pada saat berada di Santiago  meletus peristiwa 30 September 1965 di Indonesia. Sejak saat itulah Dimas bersama kawannya Risyaf, Tjai dan Nugroho menjadi eksil politik tidak bisa kembali ke tanah air dan menjadi pengelana ke berbagai negara dan akhirnya berlabuh di Paris Perancis.
Paris, Mei 1968 ketika terjadi revolusi mahasiswa , Dimas berada di sana, di sanalah Dimas bertemu dengan Vivienne Deveraux  mahasiswa universitas Sorbone   yang cantik.. Le Coup de foudre ( cinta pada pandangan pertama ).. berhasil membuat Dimas melupakan Sunarti  mantan  pacar  yang telah menikah dengan Hananto. Dimas dan Vivienne menikah dan mempunyai anak yang diberi nama Lintang Utara.
Tidak mudah bagi stateless seperti Dimas dan kawan-kawan  hidup di negeri orang dengan mengandalkan penghasilan dari kerja serabutan dan sumbangan orang yang bersimpati. Akhirnya karena keakhlian Dimas memasak keempat sahabat ini mendirikan sebuah restoran Indonesia yang diberi nama Restoran Tanah Air dengan mereka berempat sebagai pilarnya.
Hidup berpuluh tahun di negeri orang tidak menyurutkan kecintaan mereka pada tanah air,  keinginan untuk pulang  ke  tanah leluhur kadang tak tertahankan,  sayang mereka tidak dapat ijin untuk masuk ke Indonesia kecuali Risyaf yang entah kenapa bisa mendapat izin sesekali pulang ke Indonesia. Dimas bertekad kalaupun selama hidup tak bisa pulang ia ingin ketika mati dikuburkan di pemakaman Karet,  ia rindu bau tanah ..tanah airnya..tanah kelahirannya.

Maka ketika Lintang Utara akan berkunjung ke Indonesia dalam rangka penyusunan tugas akhirnya di Universitas Sorbone;  ayah dan kawan-kawannya, Ibunya, Narayana sang pacar  sangat mendukung.  Entah kebetulan atau takdir Lintang datang ke Indonesia Thn. 1998  saat Indonesia  bergolak. Di Indonesia Lintang  menyaksikan dan ikut mengalami peristiwa besar;  berakhirnya pemerintahan Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun. Suka, duka, romantis, pedih dialami Lintang di negeri leluhur nya. Pada  saat yang bersamaan Dimas  mengalami masa kritis kesehatannya. Bisakah Dimas pulang ke tanah air sebelum akhir waktunya tiba  ?
Membaca sendiri pasti lebih menarik karena dapat menikmati gaya bercerita dan kejutan-kejutan yang disuguhkan dalam buku ini.

---------------------------------

Sudah lama saya ingin membaca buku ini,  dan kebetulan buku ini dihadiahkan oleh "Santa"  Jadi lah  "Pulang"   bacaan saya di awal tahun.

Mengapa saya tertarik ingin membaca Pulang? 
- Saya selalu tertarik membaca buku yang berlatar sejarah ;
- selain itu banyak diperbincangkan pembacanya dengan rating rata-rata tinggi  tapi  saat bersamaan menuai  polemik di media sosial karena menjadi pemenang "Khatulistiwa Literary Award'';  
 - covernya terlihat "macho",  dalam bayangan saya  sesuai dengan isi cerita tentang peristiwa heroik dan kehidupan eksil politik di luar negri yang pasti penuh tantangan dan perjuangan. 

Walaupun agak lambat di awal tapi saya suka dengan cara bercerita Leila:
 -Gaya  bahasa  dan pilihan kata nya bagus  walaupun diksi nya tidak secantik buku Amba karya Laksmi  Pamuntjak, tapi lebih ringan dan renyah untuk dibaca. Saya bisa ikut merasakan ketegangan dan kelucuan saat hari pertama Restoran Tanah Air dibuka, merasakan kebahagiaan dengan banyaknya pengunjung  bahkan merasakan keharuan luarbiasa  bersama Dimas ketika dia pergi ke pojok dapur untuk menyembunyikan matanya yang basah (hal. 119).  kata-kata ''puitis' muncul ketika Dimas mengumpamakan memasak sama  dengan menciptakan puisi (hal. 114)
-Cara bercerita dengan memakai penutur yang berganti-ganti pun  tidak membingungkan, hanya mungkin editor harus lebih teliti lagi karena ada beberapa yang agak terasa janggal .
 -Alur cerita dengan waktu ditarik dari belakang ke depan terus berganti sebetulnya tidak masalah sayang penempatan tahun yang berlompatan tidak berurut  membuat saya sebagai pembaca harus membolak balik buku agar bisa utuh menggambarkan peristiwa, kurang efisien rasanya.
-Entah kenapa jalan  cerita dengan POV Dimas dan perjuangannya di luar negri lebih menarik bagi saya dari pada kisah  Lintang di Indonesia karena terasa lebih banyak  'bumbu' yang ditampilkan jadi tidak fokus rasanya.  Kenapa pula Lintang begitu mudah jatuh cinta pada seorang pemuda  Indonesia padahal sudah bertahun-tahun dia berpacaran dengan Narayana, alasannya sih  sama dengan pertemua Vvienne dengan Dimas yaitu... Le coup de Foudre.
Sayang Leila kurang detail dalam menggambarkan tempat atau kota -kota yang disinggahi tokohnya padahal itu salah satu hal yang bisa membuat nilai lebih buat saya.
Tapi saya setuju yang dikatakan Lintang tentang Indonesia  :"...anak-anak mudanya tak banyak yang mempelajari atau tertarik pada sejarah.'   -jleb-.. mmm  ..memang begitu rasanya.( Mungkin saatnya pelajaran sejarah di  sekolah  dirubah cara penyampaiannya ya..)

Dimas memang tokoh yang eksentrik seorang koki handal yang kental sifat kesenimanannya,  dia menginginkan dipemakaman kelak selain doa-doa yang dipanjatkan juga minta Risyaf membawakan lagu Stairways to heaven atau Take me home...........Maka ketika saat itu tiba mengalunlah sebuah lagu John Denver  dari harmonika Risyaf dengan tempo perlahan dan mengiris senja yang merah
                   ...............     country roads take me home
                                       to the place I belove..................



30 Desember 2013

Gajah Selalu Ingat



Judul           :  Gajah Selalu Ingat
Judul asli    :   Elephant Can Remember
Penulis        :  Agatha Christie
Penerjemah : Julanda Tantani
Tebal           :   322 hal.
Penerbit      :  Gramedia Pustaka Utama   
ISBN           :  979 511 446 8
My Rating  :  3 of 5 Stars

Kali ini Poirot diminta bantuan oleh Mrs. Oliver seorang wanita paruh baya yang berprofesi sebagai pengarang untuk mengungkap suatu peristiwa.
Agatha Christie

Lalu apa hubungannya dengan gajah ?
 Pertama  karena gajah adalah seekor binatang yang ingatannya sangat kuat dan bisa mengingat peristiwa yang sudah lama terjadi, bahkan dalam bahasa Inggris ada peribahasanya yaitu  "Elephant  Can Remember" (Gajah selalu Ingat).
Kedua karena kasus yang akan diselidiki terjadi kira-kira 20 tahun yang lampau dan memerlukan kesaksian dari orang-orang yang mungkin telah berumur tapi masih mempunyai ingatan kuat ataupun samar tentang peristiwa tersebut... seperti ingatan gajah.

Awalnya ketika Mrs. Oliver menghadiri sebuah pertemuan pengarang bertemu dengan Mrs. Burton-Cox yang mengakui bahwa ia mengenal Celia Ravenscroft anak baptis  Mrs. Oliver, kedua orang tua Celia sudah meninggal karena peristiwa pembunuhan yang masih misterius. Menurut Mrs Bartox- Celia akan menikah dengan Desmon anak angkatnya, karena itu dia menanyakan kepada  Mrs. Oliver apakah dalam kematian orang tua Celia ayahnya yang menembak ibunya lalu menembak dirinya sendiri atau sebalik nya ibunya yang melakukannya.  Mrs. Oliver tentu bingung dan kaget mendengar pertanyaan itu selain dia sudah lama tidak bertemu dengan Celia peristiwa itu sudah terjadi sekitar 20 tahun  yang lalu dan terjadi nun jauh di India, sedangkan Celia yang pada waktu itu masih kecil juga sedang tidak berada di tempat karena bersekolah di Inggris. Mrs. Oliverpun  heran ada maksud apakah Mrs. Burton mempertanyakan peristiwa yang sudah lama terjadi.

Mrs. Oliver meminta Poirot yang juga teman lamanya untuk memecahkan misteri ini.
Mulailah mereka berdua mencari gajah-gajah alias orang-orang yang waktu itu berada di sekitar kejadian dan masih mengingat pristiwa itu. Termasuk para pengasuh dan pembantu rumah tangga keluarga Ravenccroft pada saat kejadian.
 Mrs. Oliver dan Poirot berbagi tugas  bertemu dengan beberapa orang termasuk Madamoiselle Rouselle dan Mademoiselle Meauhurat, mantan  pengasuh  Celia;  penata rambut dan kecantikan  Mrs Ravenscroft , orang- orang kepercayaan Poirot ; polisi, informan dan Dr. Willoughby ahli jiwa yang pada waktu kejadian adalah asisten ayahnya yang ahli jiwa,  juga informasi dari berapa orang kepercayaan, kemudian diketahui Mrs.Ravenscroft mempunyai saudara kembar mereka dikenal sebagai Molly dan Dolly.

 Dari berbagai sumber inilah Poirot mngumpulkan fakta yang kemudian diuraikandan disusun dengan cermat sampai dapat menemukan apa yang dicarinya.  Apakah yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa pembunuhan ini, apakah benar bunuh diri yang disepakati atau pembunuhan yang direncanakan ?

-----------------------------

31 Oktober 2013

Mahogany Hills

Judul  : Mahogany Hills
Penulis      :  Tia Widiana
Tebal         :  344 hal.
Penerbit    :  Gramedia Pustaka Utama
ISBN         :  9795232002
My Rating : 3 of 5 Stars


Ketika membaca judulnya  saya mengira buku ini adalah buku terjemahan tapi  ternyata ini buku karya penulis Indonesia dan belakangan baru tahu bahwa buku ini adalah pemenang lomba Penulisan Novel Amore thn. 2012.

Apakah perjodohan masih ada pada era globalisasi ini ? Bermula dari  perjodohanlah buku ini bercerita.
Jagad Arya dan Paras Ayunda  menikah karena perjodohan tanpa perkenalan dan pendekatan lebih dulu padahal mereka orang berpendidikan, tapi kenapa mau dijodohkan oleh orang tua ?, secara samar diungkapkan di awal  bahwa mereka mempunyai rahasia  masing-masing dibalik persetujuan mereka untuk dijodohkan.
Setelah menikah Jagad yang sedang membangun sebuah resor di Sukabumi ,  memboyong istrinya ke sebuah rumah  berhalaman luas di pedesaan di wilayah  Sukabumi  yang sejuk dan nyaman. Rumah cantik ini digambarkan dengan indah oleh penulis : “jalan kecil ini berujung pada rumah putih berdinding kayu berlantai dua. Berlatar langit biru yang bersih, matahari pagi yang bersinar cerah, dan perbukitan kecil, itu rumah paling indah yang pernah dilihatnya…..dst.. Rumah indah itu diberi nama Mahogany Hills.
Pernikahan mereka tidak  semulus  yang dibayangkan Paras dan tidak semudah  yang direncanakan Jagad. Ya masing-masing mereka mempunyai  bayangan dan rencana tentang perjodohan ini, bayangan Paras  yang  mecoba untuk menjalin chemistry dengan Jagad  dan rencana Jagad untuk menceraikan Paras dalam waktu yang tidak lama setelah pernikahan mereka.  Paras mencoba melayani segala kebutuhan Jagad , berusaha menjadi istri yang baik tapi penerimaan Jagad yang dingin  cenderung  meremehkan serta perlakuan yang kurang menyenangkan sungguh diluar dugaannya. Kemudian kesepian dan rasa tak berdaya  yang dirasakan: mereka : Kesepian rasanya bisa membuat perasaan negatif menjadi dua kali lebih kuat. Jika kesepian , marah bisa terasa seperti murka . Sedih rasanya seperti amat merana. (hal.80)
 Dalam perjalanan waktu terkuak rahasia mereka kenapa Paras mau dijodohkan dengan Jagad dan kenapa  jagad belum menikah juga padahal kehidupannya sudah mapan, kemudian muncul juga para mantan masing-masing yang ikut mewarnai  ketidakharmonisan kehidupan perknikahan mereka. Seperti yang bisa dtebak; lama kelamaan timbul juga ‘rasa’ itu tapi mereka berdua berusaha  membohongi dirinya  terutama Jagad yang selalu berusaha menolak perasaan itu.
 Sampai akhirnya tragedi itu terjadi, ketika  sudah merasa tidak tahan dengan perlakuan Jagad  Paras berusaha kabur dari rumah padahal saat itulah Jagad ingin mengemukakan perasaannya, dalam pelariannya Paras mengalami  kecelakaan  dan terjadi lah  ‘sesuatu’ ,yaitu  peristiwa yang menjadi andalan beberapa novel dan sinetron TV, akibat kecelakaan itu Paras mengalami…a.m.n.e.s.i.a…( kenapa..kenapa harus amnesia…) . Paras tidak mengalami amnesia total tetapi dia tidak mengenal Jagad dan  merasa tidak nyaman berada didekatnya . Selama perawatan di Rumah sakit sampai pulang ke rumah  Jagad merawat Paras dengan sangat telaten dia merasa  bersalah  karena selama ini telah memperlakukan  Paras dengan tidak wajar dan kini menyadari bahwa dia mencintai Paras.
 Peristiwa demi peristiwa secara perlahan mengembalikan ingatan Paras, akhirnya ketika menemukan koper yang dibawanya saat hendak kabur dulu ingatan Paras pulih dan menyadari apa  yang terjadi selama ini, kemarahannya diluapkan pada Jagad  dan minta jagad untuk menceraikannya.
 Bagaimana kah akhir kisah ini dapat dilihat dari pernyataan ini.
Dan demi apapun di dunia ini, Jagad berniat menepati janjinya …membahagiakan Paras.
Cerita ini ditutup dengan epilog manis…’yang saya rasa’  -tidak perlu-..

----------------------------------

Membaca sebuah novel amore biasanya dari bagian –bagian awal kita sudah dapat memprediksi apa yang terjadidi akhir cerita. Tinggal bagaimana cara penulis mengolah dan menyajikan cerita kepada pembacanya. Kisah ini bisa ditebak dari awal, plot cerita tidak terlalu mengejutkan  malah ada hal-hal yang  sudah sering dipakai oleh pengarang lain dan mengganggu bagi saya , misalnya:
* kecelakaan yang menyebabkan amnesia, rasanya ini menjadi pemecahan masalah  yang paling gampang  yang sudah sering dijumpai dibayak novel dan banyak sinetron; 
*perjodohan dengan alasan yang aneh; 
*para mantan pacar yang datang dan pergi dengan gampang  dan berkelakuan sangat buruk cenderung jahat (memang mantan harus selalu  buruk ya kelakuannya); 
* epilog yang tidak perlu karena bagi saya seperti bumbu yang berlebihan , mengingatkan saya pada novel  ARSAS, karya S Agatha yang juga memakai epilog tidak perlu seperti ini.
Kelebihan Tia adalah bisa memilih kata-kata yang bagus walaupun diksinya tidak sebagus pengarang kawakan, bisa memgambarkan tempat dan situasi  dengan rinci dan penggambaran karakter lumayan jelas.
Jadi Saya walaupun bukan penggemar  novel amore masih bisa menikmati cerita ini.
Bagi seorang debutan Tia mungkin salah satu pengarang yang bisa berkembang lebih baik lagi..Semoga !


*Baca Bareng BBI (debut)