11 Mei 2017

Crazy Rich Asians ( Kaya tujuh turunan



Judul                : Kaya Tujuh Turunan
Judul  Asli        : Crazy Rich Asians
Penulis             : Kevin Kwan
Penerjemah     : Cindy Cristanto
Jumlah hal.     :  480  hal.
Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama
ISBN                :  9786020314433
My rating        : 3,5 of 5 stars

Kita pasti paham di dunia ini ada orang kaya dan ada orang miskin, tapi tidak semua orang tau bahwa orang kaya itu ada 'level' nya. Ada orang kaya seperti umumnya yang sering dilihat dan dibayangkan oleh kita, tapi ternyata ada yang kekayaannya tidak terbayangkan oleh orang awam. Ada orang yang sangat kaya, ada yang super kaya, Ada yang kaya karena usaha, keberuntungan atau karena warisan orang tua atau warisan turun temurun.  Ada OKB (orang kaya baru ) dan ada yang  sudah dari 'sono'nya berkelimpahan. Status ekonomi ini pun berkaitan erat dengan status sosialnya.  Orang kaya lama yang telah menikmati kekayaan sekian lama biasa nya mempunya status sosial yang lebih tinggi dan memandang OKB dengan pandangan sinis. Pendidikan tinggi pun tidak masuk hitungan untuk minta dihormati oleh si kaya lama jika kedudukan sosial dan asal muasal  tidak menunjang. Nama Fam ( keturunan ) bisa memperlihatkan seberapa dihargai kedudukan itu.

Jadi buku ini bercerita tentang kehdupan orang-orang keturunan Cina yang super duper kaya yang sebagian besar tinggal di Singapura...horang kayah...(kalau istilah anak muda).

Felicity yang akan menginap di sebuah hotel mewah menelpon suaminya ketika  mendapat pelayanan yang kurang memuaskan karena penampilan yang tidak "sempurna" dari manajer hotel. Suami yang tesinggung langsung menelpon pemilik hotel, dan kemudian mengambil alih (membeli ) hotel tersebut ketika itu juga.  Bayangkan bagaimana shock nya sang manjer hotel ketika diberitahu hal itu oleh atasannya yang langsung datang saat itu juga.. dan apa yang dikatakan Felicity kepada sang manager :

  Felicity berbalik menghadap Ormsby yang sekarang terlihat seperti akan pingsan . "Oh ya, aku hampir lupa," ucapnya dengan senyum, " sayangnya, saya terpaksa harus meminta Anda untuk meninggalkan tempat ini." (hal. 19 )...gubraak..:(


Membaca buku ini harus siap menghapal nama- nama karena begitu kita membuka
halaman cerita, kita disuguhkan daftar silsilah ( pohon keluarga ) dan nam-nama tersebut  yang nanti akan muncul mewarnai cerita ini.

Fokus cerita adalah Nicholas Young anak dari keluarga Young,  keluarga Cina  kaya raya yang mempunyai kekayaan melimpah di Singapura, Nicholas yang sekolah dan bekerja di Amerika berpacaran dengan Rachel Chu, seorang dosen ekonomi keturunan Cina.
Ada juga Astrid saudara sepupu Nicholas, seorang wanita cantik dan berkelas yang menjadi idola para wanita kaya di Singapur yang menikah dengan Michael Teo, sarjana IT dari kalangan biasa.
Kita pun diperkenalkan dengan para anggota keluarga karakter, kebiasaan dan tidak ketinggalan kekayaan dan status sosialnya... Di sini sauya sering membolak-balik halaman untuk melihat posisi mereka dari pohon keluarganya...

Nick mengajak Rachel ke Singapura untuk menghadiri pernikahan sahabatnya dan bertemu dengan keluarga Nick. walau awalnya Rachel ragu akhirnya mereka terbang ke sana.
Rachel tidak pernah membayangkan bagaimana kehidupan Nick di negara asalnya, Dia sangat terkejut melihat kehidupan orang-orang Cina kaya di sana, apalagi kehidupan keluarga Nick yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Penerimaan keluarga dan teman-teman Nick yang sinis  membuat Rachel serba salah, dan kalang kabut. Untung ada Astrid yang selalu memberi semangat walaupun Astrid pun sedang mengalami masalah keluarga yang cukup pelik.

Bagaimana hubungan Nick dan Rachel setelah menemui berbagai masalah yang dijumpai selama di Singapura, aadakah peran sahabat, teman dalam merajut hubungan ini.
Bagaimana pula kelanjutan rumah tangga Astrid setelah diterpa isu perselingkuhan. Ada kejutan di akhir cerita dari keluarga ini.

Akhir yang di luar dugaan dari hubungan dua pasangan ini.

Cerita bergulir dengan berbagai konflik yang disuguhkan; kadang lucu membuat pembaca ketawa atau tersenyum kecut, kadang membosankan karena ada bagian yang terlalu lamban  atau capek membolak balik halaman untuk menghapal nama yang muncul, kadang terpesona dan aneh  melihat kekayaan dan gaya hidup orang-orang kaya yang berkelimpahan harta dengan pakaian dan barang-barang ber merk yang menyelimutinya, juga adat / culture orang Cina dalam melihat keturunan untuk jodoh anaknya.. ya mungkin mirip begitu orang asia pada umumnya termasuk di Indonesia juga  :)

Buat saya cukup menghibur.



Asian Literature