26 Juni 2014

One Amazing Thing

Judul                :  One Amazing Thing
Penulis            :  Chitra Banerjee Divakaruni
Penerjemah    :  Sujatrini Liza
Penerbit          :  Qanita
Tebal                :  422 hal.
ISBN                 :  9786028579612 
Rating              :  4 of  5 Stars



Jika kamu terperangkap dalam sebuah ruangan yang terisolasi dari dunia luar, apakah yang akan dilakukan. ? Inilah yang terjadi pada sekelompok orang yang terjebak dalam ruangan akibat sebuah gempa .


Uma seorang gadis keturunan India yang tinggal di Amerika Serikat, orang tuanya telah  kembali bermukim di India setelah bertahun-tahun tinggal di Amerika. Ketika orang tuanya kembali ke negri asal Uma tidak ingin ikut ke sana, jika kedua orangtuanya masih merasa mempunyai ikatan dengan negri leluhur, berbeda dengan Uma yang dilahirkan dan dibesarkan di AS merasa  tidak punya ketertarikan untuk pindah ke sana. Setelah beberapa lama Uma mempertimbangkan untuk mengunjungi orang tuanya di India.
Ketika dia berada di konsulat India iuntuk pengurusan visa  itulah terjadi gempa bumi yang dahsyat, Uma terperangkap di satu ruangan yang tertutup oleh reruntuhan bangunan sehingga kemungkinan tidak terlihat dari luar. Dia berada di sana bersama 8 orang lainnya, yaitu :

Cameron; seorang kulit hitam veteran perang AS yang berpengalaman di lapangan sehingga di sini dialah yang berperan memimpin dan memberi arahan. Mr. Mangalam seorang India yang menjadi kepala di kantor itu. Malathi perempuan India yang menjadi pegawai di kantor tersebut. Jiang seorang perempuan China bersama cucunya Lili. Mr Pritchett dan istrinya Mrs. Pritchett, dan Tariq seorang muslim India.

12 jam telah berlalu persediaan makanan semakin menipis, langit-langit bangunan mulai runtuh sedikit demi sedikit, air mulai naik sehingga mereka harus duduk berdempetan di atas meja, semua usaha yang bisa dilakukan telah mereka kerjakan, pertolongan tak kunjung tiba.  Untuk mengatasi stress Uma mengusulkan agar masing-masing dari mereka menceritakan hal-hal yang berkesan yang pernah dialami dalam kehidupannya. Mula-mula terjadi penolakan dari teman-temannya, tapi tiba-tiba Jiang mengajukan diri untuk bercerita tentang pengalaman dirinya. Kemudian dengan diselingi usaha menghindarkan diri dari reruntuhan, masing-masing menceritakan apa yang berkesan , bahkan mempebgaruhi jalan hidup masing-masing.

                            Ketika mendengar kisah Mr. Pritchett yang masa kecilnya hidup kesepian karena tidak diurus denga benar oleh  ibunya,Uma teringat pada ibunya yang selalu menjaga setiap saat tanpa rasa terimakasih darinya. 

“Apakah seseorang selalu meremehkan yang diterima dengan mudah, dan menginginkan yang tidak mungkin.” (hal. 200)

Pengakuan Mrs. Pritchett  yang pernah merasa tidak bahagia dan mencoba untuk bunuh diri mempengaruhi  Uma dengan kesedihan. Mrs. Pritchett selalu ingat kata-kata seorang perawat misterius kepadanya  tentang kebahagiaan  : 

“Ingat, jika kau mengubah bagian dalammu, maka yang di luar akan mengikutimu”. (hal 345)

Cerita-cerita  yang dikisahkan bergantian tesebut sangat mempengaruhi pikiran dan perasaan mereka, mereka kini dapat menilai pribadi dari latar belakang  masing-masing dari cerita tersebut, dan itu semua makin mempererat  hubungan dan kepercayaan  diantara mereka .

Kesedihan mempengaruhi mereka , ketika  setelah lama mereka sadar bahwa sampai saat itu tidak ada jalan bagi mereka untuk menyelamatkan diri , tidak ada tanda-tanda pencarian dari orang-orang di luar, apakah orang-orang yang di luar telah melupakan mereka ? apakah mereka masih bisa diselamatkan ?

Pertanyaan-pertanyaana itulah yang terus  menggantung pada diri mereka.





C.B. Divakaruni  (photo from Goodreads)



                                                                             

Chitra Banerjee Divakaruni seorang penulis dan penyair yang berasal dari India dan kini bermukim di Amerika Serikat. Beberapa novelnya telah diangkat ke layar lebar dan karya sastranya pernah menerima penghargaan. 
C.B. Divakaruni memang bisa menulis dengan cerdas, bagi saya cerita tentang gempa bumi itu hanya kerangka buat isi cerita yang sesungguhnya. Penggambaran  karakter dari setiap orang yang bisa diketahui dari kisah-kisah yang disampaikan kesembilan orang di atas, kisah-kisah yang mungkin terjadi di sekitar kita , memberi pelajaran berharga bagi pembacanya. Jadi bagi saya cerita yang endingnya seolah menggantung itu tidak mengganggu karena esensinya sudah didapat.

Tapi jadi terpikir  juga, seandainya saya terjebak seperti mereka, kisah apakah yang akan saya ceritakan...mikir ..










14 komentar:

  1. Jadi ikutan mikir aku mau cerita apa kalau terjebak juga...

    Mungkin aku bakal cerita tentang waktu aku jadi saksi tsunami pangandaran, tapi selamat karena berbagai "kebetulan" yang diatur oleh Yang Maha Kuasa.

    Hikmahnya... jadi lebih mengapresiasi dan menikmati hidup yang masanya diperpanjang sedikit entah sampai kapan :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah Treez punya pengalaman yang mengesankan ya
      Bisa berbagi jugakah ?

      Hapus
  2. waaah kayaknya seru ya bundaaa :)

    BalasHapus
  3. AKu sudah beli buku ini lama, tp trus lupa dipinjam siapa. Maaf ga baca reviewnya soalnya belum dibaca :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ketahuan banyak buntelannya, sampai lupa gitu :)

      Hapus
  4. Aku yang pinjem, dioooon x_x
    belum baca juga @_@

    BalasHapus
  5. Errr...dilihat dari covernya saya ga nyangka kalau ternyata ceritanya tentang orang-orang yang terjebak gara-gara gempa bumi.

    Sering banget lihat buku ini, kirain semacam buku motivasi. Padahal ada tulisan "a novel"-nya ya *selfkeplak*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi tertipu sama covernya ya :D

      Hapus
  6. Aku jadi suka sama Divakaruni Ceu, setelah baca Istana Khayalan. Kalau aku terjebak, aku mau cerita apa ya? Cerita tentang buku - buku yang aku baca aja kali ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang Divakaruni keren ya.
      Mungkin gara-gara buku ketemu jodoh Ren ? :D

      Hapus
  7. ehhh bagus ya kayanya... aku belum pernah baca divakaruni nih... sepertinya senada sama jhumpa lahiri ya buku2nya :D

    BalasHapus